Reyoet, Washington: Kebanyakan orang lebih
senang menerima dibanding harus memberi. Namun, sebuah penelitian
mengungkapkan memberi kepuasan seksual ke pasangan akan menjadikan Anda
mendapatkan kembali gairah yang membara.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Social Psychological and Personality Science seperti dikutip dari WomenHealthMag, Jumat (17/5/2013) mempelajari kekuatan seksual atau kemauan dari 44 pasangan yang menjalin hubungan jangka panjang dalam memberikan kebutuhan seksual pasangannya. Para pasangan itu menyelesaikan survei individu setiap hari selama 21 hari.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Social Psychological and Personality Science seperti dikutip dari WomenHealthMag, Jumat (17/5/2013) mempelajari kekuatan seksual atau kemauan dari 44 pasangan yang menjalin hubungan jangka panjang dalam memberikan kebutuhan seksual pasangannya. Para pasangan itu menyelesaikan survei individu setiap hari selama 21 hari.
Survei ini mengukur
bagaimana memenuhi kebutuhan pasangan seksualnya, kepuasan hubungan
seksual, dan tingkat keinginan bercintanya. Hasilnya, orang yang
bersedia memenuhi kebutuhan bercinta pasangannya didapatkan lebih
bergairah. Dan hal ini tak hanya berefek pada nafsu jangka pendek, tapi
gairah seks yang tinggi bisa bertahan selama empat bulan.
Menurut
penulis utama studi, Amy Muise, dari University of Toronto, ketika
banyak pasangan yang libidonya turun dalam empat bulan, pasangan yang
fokus memberikan kenikmatan ke pasangannya mampu mempertahankan
gairahnya.
Jadi bagaimana bermurah hati ke pasangan bisa
meningkatkan gairah Anda? "Mengetahui kalau Anda bisa memuaskan pasangan
dan mengubah pasangan menjadi bergairah bisa meningkatkan rasa percaya
diri Anda," ujar Ian Kerner, penulis 'She Comes First'.
Dan jika
seseorang sudah percaya diri dengan seks, ia akan bisa meningkatkan
gairah seksual pasangannya. "JIka Anda berada dalam situasi senang
memperhatikan kebutuhan pasangan, itu bagus untuk siklus seks dan hasrat
seksual Anda sendiri," tambahnya.
Namun Muise mengingatkan,
pasangan yang berusaha memuaskan pasangannya tapi mengorbankan dirinya
sendiri tak memberikan efek yang sama.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH