Reyoet, Jakarta: Anda mungkin memiliki rasa
lapar secara terus-menerus sehingga tidak bisa berhenti mengunyah
sebentar. Jangan sampai Anda terjebak dalam kebiasaan seperti itu. Tubuh
harus mendapatkan gizi yang cukup, tidak kurang dan tidak berlebih.
Supaya apa yang Anda makan tidak sia-sia bagi tubuh, ikutilah beberapa cara yang dikutip dari Men's Health, Senin (11/3/2013).
Supaya apa yang Anda makan tidak sia-sia bagi tubuh, ikutilah beberapa cara yang dikutip dari Men's Health, Senin (11/3/2013).
Menghentikan Rasa Lapar
Apakah anda benar-benar ingin menghabiskan Lasagna? Jika otak Anda berkata iya, belum tentu perut Anda berkata demikian. Menurut penelitian Brian Wansink, direktur Cornell University Food and Brand Laboratory, banyaknya makanan yang sering dimakan hampir seluruhnya ditentukan oleh faktor lingkungan. Hal itu, terpisah dari syarat kecukupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Menentukan ukuran wadah
Dalam eksperimen terbaru yang dipublikasikan dalam American Journal of Preventive Medicine, 85 orang menghadiri acara makan prasmanan es krim. Setengah orang diberi mangkuk berukuran biasa dan setengah lainnya diberi mangkuk berukuran dua kali lipat. Orang yang mendapat mangkuk lebih besar mengonsumsi es krim 31 persen lebih.
Studi dalam Journal of Marketing menyarankan Anda mengganti piring berukuran 12 inci dengan piring berukuran 10 inci agar mengurangi konsumsi makanan sebanyak 22 persen.
Menambah Penerangan
Kerlipan lilin, selain menciptakan suasana yang sempurna bagi malam romantis juga bisa membawa perut anda semakin buncit. Menurut sebuah studi dalam Scandinavian Journal of Caring Science, keredupan cahaya bisa meningkatkan durasi makan dan menurunkan hambatan. Hal itu menyebabkan konsumsi dalam jumlah besar.
Agak sulit jika meminta pelayan untuk mengganti lilin dengan lampu yang terang karena orang-orang pasti bisa memusuhi Anda. Jika ingin memperpanjang malam Anda , makanlah dengan lambat, jangan berlebihan, dan memilih kopi sebagai pengganti makanan penutup.
Jangan Dengarkan Musik
Studi dalam jurnal Psychology and Marketing, musik yang lembut bisa membuat makan jadi lebih lambat, durasi makan lebih lama, dan tinggi akan konsumsi makanan juga minuman.
Jika memungkinkan, makanlah tanpa mendengarkan musik. Diam itu emas serta kurangilah kalori.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH