Friday, May 31, 2013

Ada Tren Baru, Melahirkan dengan Bantuan Lumba-lumba

Reyoet, Hawaii: Seorang wanita hamil dan suaminya telah menempuh perjalanan panjang ke Hawaii, di mana keduanya berencana untuk melakukan proses kelahiran yang dibantu dengan lumba-lumba.

Heather Barrington (27), dan suaminya Adam (29). dari Carolina Selatam, sedang mempersiapkan kelahiran anak pertamanya pada bulan Juli, melalui serangkaian kegiatan berenang prenatal dan postnatal dengan para lumba-lumba di The Sirius Institute, Phoa, Hawaii.

Sirrius Institute menjelaskan bahwa melahirkan dengan bantuan lumba-lumba atau Dolphin Assisted Birth (DAB) adalah bagian dari praktik asli di daerah kuno Hawaii. Persalinan yang dibantu lumba-lumba sebenarnya sangatlah jarang.

Selama ini terapi lumba-lumba (DAT/Dolphin Assisted Therapy) lebih banyak digunakan untuk pasien dengan cacat mental dan fisik, serta yang menyandang autisme yang telah digunakan selama lebih dari 25 tahun.

Selama DAT, pasien akan berenang dan bermain dengan lumba-lumba yang hidup di penangkaran sambil menyelesaikan tugas yang dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan seperti koordinasi tangan dan mata. Namun, para ilmuwan mengklaim ada sedikit bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa DAT adalah terapi yang sangat efektif.

Water births (melahirkan di air), tanpa kehadiran lumba-lumba memiliki manfaat yang telah terbukti. Termasuk kontraksi lebih efisien, sirkulasi darah lebih baik bagi ibu, sedikit rasa sakit dan lebih banyak oksigen untuk bayi, menurut American Pregnancy Association (APA).

Namun, APA mencatat bahwa beberapa penelitian telah dilakukan untuk memeriksa risiko yang terkait dengan water births.

Para ahli telah menunjukkan bahwa lumba-lumba adalah predator dan dapat menjadi agresif, meskipun cedera terkait sangat jarang untuk orang kebanyakan.

"Memiliki koneksi dengan lumba-lumba kapan saja. Bahkan jika kelahiran tidak terjadi dalam air, dan akan membawa kedamaian, kenyamanan, dan kekuatan untuk ibu dan bayi pada saat persalinan," kata Heather di South Charlotte News, seperti dilansir FoxNews, Jumat (31/5/2013)

No comments:

Post a Comment

KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH

Followers