Reyoet: Bila esensi sebuah puisi adalah kata,
esensi lukisan adalah warna, maka sentuhan dan rabaan adalah esensi
hubungan seksual. Begitu pendapat ahli terapi seks terkemuka dari AS,
William Master MD, dan Virginia Johnson, yang memopulerkan teknik
sensasi seks dalam penyembuhan impotensi.
Prinsip dasar teknik sensasi adalah melakukan percumbuan dengan
memanfaatkan sentuhan dan rabaan tanpa sanggama. Gagasan pokok dari
teknik ini adalah merasakan sensasi seksual secara lebih luas ketimbang
mencapai orgasme.
Menurut Robert Birch, penulis buku Male Sexual Endurance, selain efektif untuk membangkitkan gairah seksual, teknik ini juga efektif untuk memperlama terjadinya ejakulasi.
Dengan penekanan pada sensasi, Anda akan terlatih untuk tidak buru-buru mencapai klimaks.
Barbara Keesling, Ph.D, penulis buku How to Make Love All Night (and Drive a Woman Wild) seperti dikutip Kamis (19/9/2013) juga menganjurkan penggunaan teknik itu untuk memperoleh kenikmatan seks yang memuaskan.
Dengan
menghindari persanggamaan untuk sementara waktu, katanya, akan membuat
kegelisahan pria saat di tempat tidur berkurang. Dengan demikian,
seperti sering diungkapkan para ahli terapi seks pada umumnya, perasaan
santai yang muncul saat di tempat tidur itu akan lebih memungkinkan
diperolehnya kenikmatan seksual yang lebih baik.
Untuk kepentingan
itu, Dr. Keesling menganjurkan agar pasangan mempraktikkan percumbuan
dengan saling menyentuh dan meraba sekujur badan pasangannya, mulai dari
wajah, leher, punggung, dada, dan kemudian baru kelaminnya. Sekali
lagi, hindari keinginan untuk bersanggama supaya Anda terlatih untuk
tidak buru-buru mengakhiri percumbuan Anda.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH