Reyoet, Oregon: Dua zat yang ditemukan pada anggur merah dan blueberry mungkin membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia.
Resveratrol pada anggur merah dan pterostilbene dari blueberry dapat
bekerja bersama dengan vitamin D untuk meningkatkan ekspresi
cathelicidin antimicrobial peptide, atau gen CAMP, pada manusia. Gen itu
terlibat pada fungsi kekebalan, kata beberapa peneliti dari Oregon
State University.
"Dari studi atas ratusan bahan, cuma dua
yang mencuat," kata Adrian Gombart, Asisten Profesor di College of
Science di universitas itu, di dalam satu pernyataan seperti dikutip
dari Xinhua, Selasa (24/9/2013).
"Sinergi zat tersebut dengan
vitamin D untuk meningkatkan ekspresi gen CAMP penting dan menarik. Itu
adalah interaksi yang sangat menarik," kata Gombart.
Rezveratrol
telah menjadi objek puluhan studi mengenai sejumlah manfaat, mulai dari
meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah sampai memerangi
kanker dan meredakan radang. Namun, penelitian itu adalah yang pertama
memperlihatkan sinergi nyata dengan vitamin D yang meningkatkan ekspresi
CAMP beberapa kali lipat, kata para peneliti tersebut.
Gen
CAMP sendiri juga menjadi objek banyak studi, sebab gen itu telah
diperlihatkan memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh
"bawaan", atau jalur pertahanan pertama tubuh dan kemampuan untuk
memerangi infeksi bakteri. Reaksi kekebalan bawaan sangat penting sebab
banyak antibiotik makin kehilangan keefektifannya.
Hubungan
kuat telah ditetapkan antara tingkat memadai vitamin D dan fungsi gen
CAMP. Namun, penelitian baru tersebut menyatakan zat tertentu lain
mungkin memainkan peran juga, kata para peneliti itu di jurnal Molecular
Nutrition and Food Research.
Akan tetapi, mereka
mengingatkan temuan itu dibuat pada susunan sel laboratorium dan tidak
terbukti hasil serupa akan terjadi jika kedua buah tersebut dikonsumsi.
Penelitian
lebih lanjut dapat menghasilkan pemahaman lebih baik mengenai bagaimana
makanan dan gizi mempengaruhi fungsi kekebalan tubuh, dan mungkin
menghasilkan perkembangan zat yang secara alamiah bermanfaat bagi
pengobatan serta dapat mendorong reaksi kekebalan bawaan, kata para
peneliti itu di dalam laporan mereka.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH