Reyoet, Harare: Seorang remaja pria menggunakan
Facebook untuk menggaet gadis perawan di bawah umur agar mau berhubungan
seks (ML) dengannya. Tak hanya itu, remaja bernama Ongira Mpofu juga
mencoba mendapat korban lainnya agar mau mengirimkan gambar cabul ke
Mpofu.
Mpofu datang ke Inggris dari Zimbabwe pada 2006 dan melakukan
kejahatan ketika ia berusia 18 tahun. Kasus Mpofu disidangkan di Derby
Crown Court. Hakim Michael Elsom mengatakan, Mpofu menipu korbannya
untuk melakukan fantasi seksualnya.
Seperti dikutip MyZimbabwe, Rabu (2/10/2013), gadis pertama yang menjadi korban Mpofu berusia 13
tahun dengan berteman dengannya di Facebook. Keduanya kemudian saling
berhubungan melalui pesan di jejaring sosial tersebut.
"Dia mulai
bertanya apakah mereka telah bertemu dan mengirimkan pesan dengan
memanggilnya `sayang` dan memberikan ciuman di pesan itu," kata Jaksa
Sarah Slater.
Pria dari Willesden Avenue, Mackworth itu kemudian
mulai bertanya apakah gadis tersebut pernah melakukan hubungan seksual.
Dan korban itu mengatakan ia tak pernah karena masih 14 tahun.
Kemudian
gadis itu mengirimkan foto cabulnya ke Mpofu pada 29 Januari dan si pria
membalasnya.
Ibu gadis tersebut melihat pesan antara anaknya
dengan Mpofu. "Dia jelas sangat terkejut dengan apa yang dia baca dan
melaporkannya ke polisi," ujar Slater.
Pada 24 Februari, gadis
lain yang berusia 13 tahun berhubungan melalui internet dengan Mpofu.
Orangtua sang gadis menjadi khawatir ketika ia bangun keesokan harinya
tak menemukan anaknya. Saat pulang, remaja itu mengatakan ia ke rumah
Mpofu dan mengaku telah berhubungan seks.
Laura Finch, pengacara
Mpofu, menjelaskan kliennya itu diduga mengalami masalah dan pikirannya
menjadi cabul. Mpofu memang telah melakukan pelanggaran serius namun
kedua korban memberikan persetujuan. "Dia seorang pemuda yang tak
membutuhkan bantuan," kata Finch.
Akibat perbuatannya, Mpofu dihukum tiga tahun penjara.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH