Reyoet: Berjauhan antara suami dan istri memang
sangat tidak menyenangkan, apalagi bila terjadi behari-hari. Mungkin
banyak hal yang bisa menyebabkannya. Entah karena menjalankan dinas di
luar kota atau hal-hal lainnya.
Dalam kondisi seperti ini, hasrat seksual yang muncul seringkali
lebih mudah terasa. Kalau sudah demikian, kesepian bakal menimpa.
Kondisi semacam bisa membahayakan walaupun itu semua tergantung
masing-masing pribadi.
Satu langkah yang cukup aman adalah melakukan masturbasi. Namun melakukan masturbasi sendirian bakalan tidak menyenangkan. Akan lebih menyenangkan bila dilakukan bersama dengan pasangan yang sedang berjauhan. Tapi, bagaimana caranya? Lewat telepon jawabannya.
Menurut pakar seks dari California Utara, Amerika Serikat, John Gray, PhD yang juga penulis buku Mars and Venus in The Bedroom cara ini seperti halnya menulis surat seks.
Langkahnya
cukup sederhana. Pertama, utarakan kepada pasangan Anda betapa
berahinya Anda dan betapa berhasratnya Anda menginginkan pasangan berada
di dekat Anda. Mintalah agar pasangan Anda membelai-belai dirinya
sendiri. Mintalah dia melakukannya dengan mata terpejam dan membayangkan
bahwa Andalah yang membelai-belainya itu.
Tentu saja Anda juga
melakukan hal sama. Bicaralah bergantian dan saling memberi respons.
Gambarkan sekali-sekali bagaimana perasaan Anda dan bagaimana Anda
membayangkan apa yang dilakukan pasangan Anda terhadap diri Anda sendiri
atau apa yang Anda lakukan terhadap pasangan Anda.
Akhirnya,
dengan cara seperti ini pasangan suami istri dapat membayangkan sebuah
hubungan seksual dan dengan sedikit bantuan pelicin seperti jelly
(semacam lotion tangan) masturbasi dapat dilakukan bersama-sama.
Walaupun
langkah seperti ini tidak senikmat hubungan seksual sesungguhnya,
paling tidak cukup mendekati dan mengurangi hasrat yang menggelegak.
Yang perlu Anda perhatikan, jangan bicara lewat telepon selular karena
suaranya bisa bocor ke radio tetangga. Pastikan bahwa telepon yang Anda
pakai aman. Ini adalah saat yang sangat pribadi bagi Anda dan bukan bagi
tetangga! Silakan mencoba.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH