Reyoet, New York: Jangan biarkan kamar tidur beraroma tidak sedap, karena aroma pada kamar tidur ternyata mempengaruhi kualitas tidur.
Menurut hasil survei dari penelitian yang dilakukan National Sleep
Foundation's (NSF), sebagian besar responden di Amerika Serikat, Kanada,
Meksiko, Inggris, Jerman dan Jepang mengaku merasa tidur lebih santai
jika kamar harum.
"Penelitian telah menunjukkan bahwa aroma
memainkan peran yang kuat dalam relaksasi dan memori, aroma wangi
membuat tidur lebih baik" kata CEO dari NSF, David Cloud dikutip Huffingtonpost, Senin (23/9/2013).
Menurut
studi tahun 2005, aroma kamar tidur dapat menggunakan lavender dan
melati. Lavender dapat membantu meningkatkan tidur nyenyak.
Selain itu Wall Street Journal mencatat lavender dapat membantu penderita insomnia untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik.
Sedangkan
untuk melati, dalam sebuah penelitian di Jerman mengatakan efektif
untuk mengurangi kecemasan dan membuat saraf kepala menjadi rileks.
Kamar tidur yang berbau tidak sedap seperti bau badan, bau hewan peliharaan, udara pengap, bau masakan akan mengganggu tidur.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH