Saturday, May 19, 2012

Seks Setelah Serangan Jantung? Sah-sah Saja

Reyoet, Kondisi kesehatan seseorang yang menderita penyakit jantung atau setelah melakukan operasi jantung tentu saja amat diperhatikan. Tak heran, jika mereka selalu mewaspadai hal-hal yang bisa memperburuk kesehatan, salah satunya aktivitas seks.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa aktivitas seksual dianggap aman untuk dilakukan bagi para penderita gangguan jantung.

Penelitian dari University of Chicago Medicine melakukan riset terhadap 1.900 penderita jantung. Dari sejumlah pasien, terdapat beberapa yang aktif secara seksual sebelum serangan jantung. Namun setelah menjalani operasi jantung, aktivitas seksualnya mengalami penurunan.

Permasalahannya terletak diketidaktahuan pasien mengenai amankah aktivitas seksual pasca operasi jantung dan kurangnya peran dokter untuk memberikan konseling mengenai masalah tersebut.

"Dokter perlu memahami peran penting mereka dalam membantu pasien serangan jantung untuk menghindari rasa takut dan tidak perlu khawatir mengenai risiko kambuh atau bahkan risiko kematian saat pasien kembali melakukan aktivitas seksual," jelas Dr Stacy Tessler Lindau, seorang profesor kebidanan dan ginekologi di University of Chicago Medicine, dilansir melalui Healthday (19/5).

Pasien yang melakukan konseling mengenai seks sebelum dipulangkan dari rumah sakit 1,5 kali lebih mungkin meneruskan aktivitas seks mereka. Sebaliknya, pasien yang tidak menerima saran medis mengenai kehidupan seksual justru lebih mungkin menunda dan menahan akitivitas seksnya.

Dari jumlah partisipan ditemukan kurang dari setengah pria dan sepertiga wanita yang mendapatkan konseling mengenai kapan waktu yang aman untuk mulai melakukan aktivitas seks.

No comments:

Post a Comment

KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH

Followers