Sunday, September 9, 2012

Meniru Adegan Seks Film

Reyoet: Apakah Anda pernah merasa terpancing secara seksual ketika menyaksikan sepotong "adegan panas" di dalam film? Jika iya, tahan dulu keinginan Anda, karena apa yang terlihat di layar merupakan permainan kamera.

Selain itu, bercinta yang tampak di layar sinema seringkali tidak terbangun dari posisi spektakuler, melainkan momentum dan suasana yang memijak puncaknya setelah alur konstruksi konflik dan cerita berlangsung di dalam film tersebut.

Dalam dunia nyata, adegan seks dalam film bisa jadi tidak "sepanas" yang terlihat. Namun, bukan tidak mungkin adegan itu bisa menjadi rujukan Anda untuk melakoninya bersama pasangan.

Berikut rujukan adegan seks film buat Anda:

Wet Wet Wet...
Bicara soal manuver seks yang terinspirasi dari film, rasanya tak salah jika dimulai dengan film cinta yang inspiratif dengan konstruksi adegan seks yang menginspirasi: The Notebook (2004).

Bermula dari kisah cinta pria miskin yang diperankan Ryan Gosling dan perempuan muda yang dimainkan dengan baik oleh Rachel McAdams, kisah epik mereka seolah mengalami puncaknya ketika keduanya bertemu setelah lama terputus hubungan, di sebuah sore yang terguyur deras air hujan.

Anda dan pasangan pun bisa mencoba adegan bercinta yang passionate dalam keadaan basah kuyup seperti yang tampil dalam film The Notebook. Mulailah melancarkan "serangan" dengan rangkaian ciuman yang intim.

Angkat pasangan Anda, sandarkan ke permukaan tembok dan lingkarkan kedua kakinya di pinggul Anda. Gunakan kedua tangan untuk menelusuri tubuhnya dengan cepat namun lembut, sembari atur tekanan tubuh Anda dan tembok yang menahan punggungnya; berikan gerakan berirama yang menggairahkan.

Biarkan siraman air memberikan sensasi tambahan di permukaan kulit Anda dan pasangan.

Agar intensitas hubungan seks semakin "memanas", Anda bisa kombinasikan adegan di The Notebook dengan hubungan seks Sylvester Stallone dan Sharon Stone dalam The Specialist (1994) yang dijamin akan membuat Anda dan pasangan mencapai orgasme dengan cara memuaskan.

Feel the Vibe!
Ingin mencoba versi yang agak berbeda dengan bantuan alat tak terduga? Cobalah bercinta di ruang cuci baju! It's no joke, guys. Adegan ini dilakukan dengan sangat baik oleh Kate Winslet dan Patrick Wilson dalam film Little Children (2006).

Ketika gairah seksual Anda dan si dia sudah tak tertahankan, dan Anda berdua juga ingin kreatif dalam mengeksplorasi posisi seks, maka tak ada salahnya aksi ini dicoba.

Dalam drama garapan Todd Field itu, Kate dan Patrick menyampaikan ide bahwa getaran mesin cuci bisa menjadi sensasi tambahan untuk membuat kegiatan bercinta semakin mengesankan.

Sembari menunggu, mulailah dengan mencumbu pasangan Anda dari belakang, si dia berdiri menghadap mesin cuci dengan kedua tangan bersandar pada tepian mesin.

Masukkan tangan Anda ke bajunya, sembari mencium punggungnya hingga naik ke telinga. Gunakan tangan satu lagi untuk mulai membelai Miss Cheerful dari luar dan perlahan masuk ke dalam.

Nikmati sesi ini, hingga pasangan Anda mulai merasakan orgasme, lalu putar badannya dan angkat ia ke atas mesin cuci. Tak perlu berlama-lama, langsung arahkan Mr. Happy masuk ke dalam Miss Cheerful.

Lakukan gerakan maju dan mundur secara konstan, diselingi ciuman di bibir, leher, hingga payudara pasangan, saat mesin cuci terus bekerja dan bergetar menambah sensasi seksual untuk pasangan Anda. Hasilnya? Andalah juaranya!

Aggressive is (still) Sexy!
Menyinggung soal adegan seks yang agresif bahkan cenderung rough, kita akan coba mengingat aksi bercinta pasangan Angelina Jolie dan Brad Pitt, a.k.a Mr. and Mrs. Smith (2005).

Dalam sebuah adegan, one of the hottest couple in Hollywood ini menampilkan hubungan seks yang nyaris merobohkan rumah mereka sendiri. Bahkan, mereka menunjukkan momentum dua orang yang ingin saling membunuh ketimbang larut dalam hubungan seks.

Sesekali mungkin Anda ingin mencoba gaya ekstrem ini, apalagi dilakukan sesaat setelah Anda mengalami pertengkaran hebat, justru bisa menambah stimuli positif untuk mencobanya.

Dorong pasangan Anda ke tembok, serang dengan ciuman bertubi, robek bajunya, lucuti si dia dengan cepat, lalu angkat dan dorong ia ke atas meja. "Serang" Miss Cheerful dengan bibir Anda sembari menahan kedua kakinya dengan cara yang agak kasar.

Ingat, lakukan dengan cepat, rough, namun tepat sasar! Jika rumah Anda bertingkat, kombinasikan aksi Jolie dan Pitt ini dengan hubungan seks super menggairahkan dari A History of Violence 2005) yang diperankan Viggo Mortensen dan Maria Bello.

Kendalikan saat bercinta dengan mengenggam erat tangannya. Lakukan di tangga, berikan manuver Mr. Happy yang kasar, tegas, sekaligus membuatnya tiba di puncak kenikmatan lebih cepat, dan lebih dari satu kali. Seusainya, Anda dan pasangan akan saling bersandar dalam kondisi basah dengan peluh, lelah, tapi puas. Dare for one more time?

Steal the Moment
Apa yang bisa membuat 9 to 5 dalam keseharian Anda terasa lebih baik? Mungkin jawabannya, fine sex in the middle! Inspirasi pertama ada di film 8 Mile (2002) yang dimainkan oleh rapper Eminem dan Brittany Murphy, dalam adegan saat keduanya mencuri waktu quickie di tengah jam istirahat makan siang.

Waktu menjadi bagian penting yang harus diperhitungkan dengan cermat. Anda dan pasangan tak punya banyak waktu, but this has to be a good one! Atur waktu dan lokasi pertemuan, and make your 9 to 5 a whole lot more interesting with naughty break-time nookie.

Anda bisa mencoba inspirasi gerakan dari adegan film lain, Killing Me Softly (2002), yang diperankan Heather Graham, sang wanita karier, dan Joseph Fiennes, seorang pria asing yang ditemuinya.

Salah satu adegan seks spektakuler adalah saat Heather mencuri waktu kerja dan mampir ke apartemen Fiennes. Tanpa membuang banyak waktu, keduanya langsung hanyut dalam keintiman seksual yang membaurkan beragam posisi dan
manuver.

Mulai dari oral sex, standing position, misionaris, doggy style, hingga kombinasi penetrasi cepat dan lambat yang tepat. Semua berlangsung dalam tempo singkat dan cukup untuk dilakukan dua kali sebelum waktu Anda habis.

Tak punya kesempatan untuk melakukannya di apartemen? Cari toilet umum yang bisa Anda dan pasangan susupi berdua. Setidaknya Anda bisa mencoba melakukannya dengan cara Diane Lane dan Olivier Martinez dalam film seksi Unfaithful (2002).

Gaya quickie bertempo singkat ini akan maksimal jika dilakoni dengan penetrasi berkecepatan tinggi. Pancing si dia untuk mempercepat ritme, tanpa harus melucuti seluruh pakaian, tanpa banyak pikir dan bicara. It's just too hot for words! 

Classic Sexy!
Lepaskan sejenak beban beragam gaya bercinta ekstrem atau nyentrik; pada akhirnya hubungan seks adalah tentang intensitas seksual seorang pria dan wanita, tentang sentuhan, gesekan kulit dengan bantuan keringat dan emosi, keintiman yang dalam, hanya dua manusia yang telanjang dan menyatukan diri dalam hubungan seksual.

Untuk hal ini, kita perlu mengingat adegan seks dengan tampilan bird-eye view ala Original Sin (2001) yang dilakoni Angelina Jolie, yang kali ini berpasangan dengan Antonio Banderas.

Kombinasikan beragam gerakan dengan intensitas kuat namun lembut. Arahkan ia ke posisi telentang, cumbu, belai, dan sapu seluruh bagian tubuhnya dengan ciuman. Terus lakukan pemanasan dengan melancarkan aksi sentuhan ke puting sampai Miss Cheerful dengan bibir, lidah, hingga jemari Anda.

Tegaskan penetrasi skin-to-skin, mainkan posisi secara kreatif dengan memanfaatkan area ranjang yang sebetulnya terbatas. Jika satu adegan itu belum cukup, tambahkan dengan cara Carr Otis dan Mickey Rourke melakukannya dalam Wild Orchid (1989).

Saat menyaksikan sex scene dalam film ini, kita seperti sedang menonton real intercourse antara Otis dan Mickey. I mean a real one, like seriously REAL intercourse. Kenapa? Karena suasana kamar, posisi, kombinasi gerakan, sentuhan, cumbuan, dan ciuman sampai efek peluh membuat aksi bercinta dalam film ini menjadi satuan hubungan seks yang lengkap dan menggairahkan.

Anda tidak percaya? Coba tonton filmnya, lebih baik bersama pasangan, lalu catat apa yang terlintas di kepala Anda.

Beauty Sadomasochism
Ketika hubungan seks biasa menjadi kurang cukup untuk Anda dan pasangan, maka tak ada salahnya mempelajari beberapa teknik tingkat lanjut dari beberapa film seperti Desperado (1995), yang diperankan Salma Hayek dan Antonio Banderas, Killing Me Softly, dan tentunya film legendaris Basic Instinct (1992) yang menampilkan Sharon Stone.

Dari Desperado, Anda bisa turut mencoba bercinta di tengah ruangan yang dipenuhi dengan nyala lilin. Selain efek pencahayaan dramatis sekaligus seksi, hawa panas yang muncul dari banyak lilin di ruangan itu berpotensi membuat penetrasi seksual Anda maupun pasangan semakin membara.

Seperti Salma Hayek dalam film ini, biarkan si dia mengambil kendali dalam posisi woman-on-top. Pegang pinggulnya, sembari sesekali merayapkan tangan Anda ke payudaranya. Remas dengan lembut dan berakhir di putingnya; bantu penetrasi dengan ikut mendorong pinggul Anda menekan Miss Cheerful.

Jika si dia ingin lebih mendominasi, biarkan ia mengikat kedua tangan Anda dengan kain putih dan mengambil manuver penuh seperti Sharon Stone dalam Basic Instinct.

Ketika Anda diminta mengambil alih, lepaskan kain putih yang mengikat kedua tangan Anda, dan sambungkan kain putih itu dengan penyangga di tembok dan lingkarkan di leher si dia, sembari Anda kendalikan persis seperti aksi Ralph Fiennes pada Heather Graham dalam adegan seks berbau beauty-sadomasochism di Killing Me Softly. Biarkan ia mencapai orgasme dengan bantuan penetrasi Mr. Happy dan sensasi rasa sakit yang mencengkeram lehernya.

Followers