Reyoet, Jakarta: Saat mendengar nama "Partikel
Tuhan" pasti kita langsung bertanya-tanya. Dalam benak kita, langsung
terbersit keingintahuan tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan
partikel tuhan atau yang biasa disebut sebagai "Higgs boson".
Teori serta nama "Higgs boson" ditemukan oleh Peter Higgs 48 tahun silam saat sedang berjalan-jalan di Cairngorms, sebuah kawasan pegunungan di wilayah timur Dataran Tinggi Skotlandia. Lalu, Higgs mengajukan proposal mengenai partikel yang mengisi massa melalui interaksinya dengan kehadiran "medan lain" yang tersebar di jagat raya. "Medan lain" itu tidak terlihat dan membentang di sepanjang alam semesta dan memberikan massa kepada partikel-partikel, membuat mereka menyatu, dan mulai membentuk bintang serta planet.
Teori serta nama "Higgs boson" ditemukan oleh Peter Higgs 48 tahun silam saat sedang berjalan-jalan di Cairngorms, sebuah kawasan pegunungan di wilayah timur Dataran Tinggi Skotlandia. Lalu, Higgs mengajukan proposal mengenai partikel yang mengisi massa melalui interaksinya dengan kehadiran "medan lain" yang tersebar di jagat raya. "Medan lain" itu tidak terlihat dan membentang di sepanjang alam semesta dan memberikan massa kepada partikel-partikel, membuat mereka menyatu, dan mulai membentuk bintang serta planet.
Menurut teori tersebut, "medan lain" berinteraksi dengan
partikel-partikel kecil untuk membentuk atom, memberi mereka massa
sehingga tidak melesat di angkasa dengan kecepatan cahaya. Higgs
meramalkan bahwa medan itu sebenarnya mempunyai sebuah partikel penanda.
Jika berhasil menemukan partikel itu maka keberadaan medan itu bisa
dibuktikan.
Penemuan itu ditulis dan diajukan ke dua jurnal terkenal, yakni "Physics
Letter" dan "Physical Review Letters". Namun, teori yang ditulis pria
kelahiran Newcastle itu hanya dimuat di "Physical Review Letters".
Kini, teori tersebut kembali mencuat setelah sekelompok ilmuwan
Organisasi Eropa untuk Penelitian Nuklir (CERN) menemukan partikel yang
serupa dengan Higgs boson. Penemuan mutakhir tersebut dipresentasikan
dalam seminar dan konferensi ilmiah di laboratorium CERN di Melbourne,
Rabu (4/7).
Atas penemuan terbaru tersebut, kebenaran teori Higgs boson semakin
kuat. Teori ini dipercaya dapat menjelaskan teori Model Standar dalam
fisika. Teori yang dikemukakan pada tahun 1973 ini mengklaim bahwa alam
semesta tercipta dari 12 partikel, yang menjadi sumber dan dasar dari
semua benda di alam semesta.
Lalu kenapa dinamakan 'partikel tuhan'?
Nama "Partikel Tuhan" diambil dari sebuah buku karya fisikawan Leon
Laderman yang ketika masih dalam bentuk draft diberi judul "The Goddamn
Particle" (Partikel Tuhan), untuk menjelaskan betapa susahnya menemukan
partikel Higgs itu. Partikel Higgs disebut partikel Tuhan karena
sifatnya seperti Tuhan, yakni "sangat kuat, berada di mana-mana tetapi
sukar ditemukan". Kemudian, judul buku tersebut diubah oleh penerbit
buku karena khawatir maknanya akan terlalu kasar.
Higgs yang menganut atheisme tersebut ternyata tidak suka jika
penemuannya itu disebut partikel tuhan. Ia lebih senang bila partikel
tersebut dinamakan Higgs boson, sebagaimana yang ia deklarasikan dalam
penemuannya.
Tentang nama "boson" itu sendiri diambil dari nama partikel nonbenda
yang bekerja sebagai pembawa gaya atau pembawa pesan yang bergerak di
antara partikel benda. Interaksi dari partikel benda dan bukan benda itu
menghasilkan tiga gaya utama - gaya kuat, lemah, dan gaya
elektromagnetik. Terdapat gaya keempat, yakni gaya gravitasi. Gaya
gravitasi adalah misteri tersendiri karena hingga kini pemicunya masih
dicari dan diduga disebabkan oleh boson yang disebut graviton.
Peter Higgs adalah fisikawan Inggris yang lahir pada 29 Mei 1929. Pria
ini adalah profesor kehormatan di Universitas Edinburgh, Inggris.
Sebagai ilmuwan, Higgs meraih gelar PhD-nya dari King's College. Dia
juga meraih sejumlah gelar kehormatan dan menerima sejumlah penghargaan.
Gelar itu antara lain dari Royal Society, the Institute of Physics, the
European Physical Society, dan American Physical Society.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH