Thursday, July 26, 2012

Tips Biar Tak Mabuk Saat Dalam Perjalanan

Reyoet, Jakarta: Beberapa orang mengalami mabuk perjalanan ketika harus naik kendaraan dalam waktu yang cukup lama. Mabuk perjalanan biasanya ditunjukkan oleh gejala seperti pusing, mual, sakit perut dan bahkan muntah.

Atasi mabuk perjalanan dengan 6 cara berikut seperti dilansir foxnews, Jumat (27/7/2012),


1. Fokus pada objek di luar kendaraan

Mabuk kendaraan terjadi ketika otak melihat gerakan yang tidak cocok seperti apa yang ditangkap oleh telinga bagian dalam. Telinga bagian dalam Anda dapat merasakan bahwa Anda sedang bergerak, tetapi jika mata Anda hanya terfokus pada bagian dalam kendaraan saja, telinga bagian dalam akan mengirimkan sinyak ke otak bahwa Anda tidak bergerak.

Perhatikan bagian luar kendaraan seperti jalanan dan pemandangan yang Anda temukan sepanjang jalan ketika berkendara untuk menyinkronkan mata dengan telinga bagian dalam. Duduklah di kursi depan kendaraan agar Anda dapat lebih mudah untuk fokus pada objek di luar kendaraan. Hal ini akan mengurangi pusing dan mual ringan.

2. Akupresur

Beberapa orang yang mengalami mabuk perjalanan, kadang merasa mual dan sakit perut. Atasi hal ini dengan teknik pengobatan akupresur yang terkenal di negara Cina. Akupresur dapat menyeimbangkan aliran energi dalam tubuh atau chi.

Mual merupakan tanda-tanda ketidakharmonisan chi dalam tubuh Anda. Menurut sebuah studi pada tahun 1995 yang diterbitkan dalam jurnal Aviation, Space, and Environmental Medicine, orang yang melakukan akupresur di pergelangan tangan dapat meringankan mabuk perjalanan.

Gunakan ibu jari untuk menekan lengan batin Anda, yaitu seelang tiga jari atau dua inci di bawah lipatan pergelangan tangan Anda. Tahan selama beberapa menit, sampai gejala mereda.

3. Jahe

Sebuah studi pada tahun 2003 yang diterbitkan dalam American Journal of Physiology - Gastrointestinal and Liver Physiology menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen jahe sebelum melakukan perjalanan berkendara dapat mengurangi perasaan mual karena mabuk perjalanan. Ambillah suplemen jahe sekitar satu jam sebelum Anda memulai perjalanan.

4. Ambil obat Antihistamin

Jika mabuk perjalanan menunjukkan gejala yang berat seperti muntah, ambillah jenis obat antihistamin. Obat ini menghalangi sinyal pada beberapa daerah di otak yang mengontrol mual dan muntah. Ambil obat seperti dimenhydrinate, meclizine, atau diphenhydramine sekitar satu jam sebelum perjalanan.

Tetapi sebelum Anda mengambil antihistamin, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Obat ini berbahaya bagi orang yang memiliki asma, tekanan darah tinggi, hipertiroid, atau glaukoma. Antihistamin juga bisa membuat Anda mengantuk, sehingga jangan mengambil obat ini jika Anda menyetir.

5. Ambil obat skopolamin

Jika Anda menempuh perjalanan seharian penuh atau lebih, Anda dapat mengambil obat skopolamin yang dikenal dengan nama merek Transderm Scop. Obat ini memerlukan resep dokter dan cara kerjanya sama seperti antihistamin.

Skopolamin dapat mengganggu komunikasi antara saraf dan bagian otak yang mengontrol muntah. Tapi obat ini lebih tahan lama daripada antihistamin. Minumlah skopolamin setidaknya empat jam sebelum perjalanan. Cuci tangan dengan bersih setelah mengambil obat ini karena dapat mengaburkan penglihatan jika masuk ke mata Anda.

6. Ambil obat rizatriptan

Beberapa orang menunjukkan gejala mabuk perjalanan dengan sakit kepala sebelah atau migrain. Menurut sebuah studi pada tahun 2011 yang diterbitkan dalam The Journal of Headache and Pain, obat migrain rizatriptan dapat mengurangi mabuk perjalanan pada 87 persen orang.

Obat ini dapat mengatasi mual dengan mengatur serotonin, yang diduga terkait dengan nyeri migrain. Ambil dosis yang dianjurkan sekitar dua jam sebelum perjalanan.

Followers