Wednesday, August 1, 2012

'Smart Food', Baru untuk Obesitas

Reyoet: Obesitas masih dianggap sebagai epidemik yang harus segera dibasmi. Para ilmuwan pun bekerja keras untuk mencari solusi terhadap permasalahan ini.

Kini, para ahli dari Belanda mulai bekerja menciptakan sebuah terobosan baru melalui makanan. Smart food namanya.

Ya, tak hanya ponsel saja yang pintar, tetapi makanan juga.

Sebuah penelitian pada tahun lalu dalam Journal of Clinical Investigation menemukan bahwa gambar junk food menimbulkan respons yang berbeda pada otak penderita obesitas dengan non-obesitas.

Pada penderita obesitas, aktivitas di bagian otak yang berkaitan dengan kontrol impuls mengalami penurunan. Dari sini, peneliti melihat ada sebuah strategi untuk memanipulasi kerja otak.

Smart food ini dirancang dengan menambahkan bahan kimia khusus agar dapat memberikan sinyal ke otak bahwa perut kenyang hanya setelah beberapa gigitan. Pada gilirannya, pemakannya akan berhenti makan. Dengan demikian dapat mengurangi jumlah asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

"Kami tahu nutrisi berinteraksi dengan sel usus untuk mengirimkan hormon ke otak untuk menyampaikan sinyal perut sudah penuh," jelas endokrinologi, Jens Holst dari Universitas Kopenhagen, Denmark, dilansir melalui Dailymail (2/8).

No comments:

Post a Comment

KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH

Followers