Reyoet, New York: Para pembuat Skyfall,
film terbaru James Bond, berupaya mengombinasi nilai-nilai lama yang
membuat 007 berjaya selama 50 tahun dengan sentuhan modern. Terutama
agar film agen rahasia itu tetap relevan di dunia pasca-Perang Dingin.
Film resmi Bond ke-23 yang tayang perdana di London, Inggris pada Selasa (23/10) adalah kali ketiga bagi Daniel Craig berperan menjadi agen rahasia Inggris. Adapun Skyfall dibesut sutradara Sam Mendes.
Aktris veteran Judi Dench (77) beraksi menjadi M, bos superior Bond, hadir pula pemenang Oscar dari Spanyol, Javier Bardem, sebagai pria flamboyan berambut pirang yang menjadi musuh Bond.
Film resmi Bond ke-23 yang tayang perdana di London, Inggris pada Selasa (23/10) adalah kali ketiga bagi Daniel Craig berperan menjadi agen rahasia Inggris. Adapun Skyfall dibesut sutradara Sam Mendes.
Aktris veteran Judi Dench (77) beraksi menjadi M, bos superior Bond, hadir pula pemenang Oscar dari Spanyol, Javier Bardem, sebagai pria flamboyan berambut pirang yang menjadi musuh Bond.
Skyfall menandai lima puluh tahun sejak Bond tayang di film Dr.No yang dirilis di London pada 1962.
Skyfall juga menampilkan khas film James Bond sebelumnya yang memperlihatkan perangkat modern Bond, seleranya terhadap mobil balap dan perempuan cantik, serta sentuhan humor sebagai pencerah film tersebut.
Sisi modern Bond yang relevan dengan dunia saat ini ditunjukkan dengan teknologi yang penting bagi jaringan agen rahasia internasional.
"Dia adalah produk saat ini dan kami hidup di era yang berbeda dan saya harap film ini merepresentasikan era hidup masa kini," kata Mendes.
"Ada nilai-nilai lama yang diusung film itu, kehormatan, kepercayaan, persahabatan, keberanian," imbuh Mendes.
"Bentroknya teknologi pengumpulan data masa kini yang mengandalkan satelit dan meretas komputer dibandingkan cara penyelidikan detektif tradisional Bond menambah ketegangan film yang menceritakan tokoh fiksi ciptaan Ian Fleming," sambung Craig.
"Cara Bond menyelidik itu kuno, Anda harus bertanya satu demi satu pada orang-orang sambil menatap mata mereka. Dan cara itu bertentangan dengan apa yang terjadi saat ini," ucap Craig.
Di Skyfall, Bond berkelana dari Istanbul, Shanghai, dan London. Kesetiaannnya pada M diuji saat masa lalu M menghantuinya.
Craig sebagai Bond modern menunjukkan sisi manusiawi yang rapuh, bertentangan dengan keangkuhan yang ditunjukkan tokoh Bond sebelumnya.
Di film dengan lagu dari Adele itu, Bond merasa bahwa dia tidak diperlukan lagi, bertambah tua, dan harus menghadapi hantu masa kecilnya.
"Dia adalah karakter yang rumit dan patut disaksikan," kata aktor 44 tahun itu, menambahkan bahwa setelah film pertamanya, Casino Royale, lalu Quantum of Solace dirilis empat tahun lalu, dia masih mengulik berlapis karakter Bond.
Lebih jauh Craig memaparkan, Bond menuai beragam kritik bertahun-tahun karena terkenal dengan pesona dan memanfaatkan perempuan demi kepuasan pribadi. Namun, fans akan tetap mengenali Bond lama.
"Perempuan ada untuk memuaskannya, saya kira dia masih percaya hal itu. Namun bila ada perempuan kuat di depan matanya, maka akan ada friksi."
"Tapi saya semacam harus menggambarkan chaunivisme karena membuat semuanya lebih menarik."
Sementara, masih menurut Craig, tekanan untuk menandai peringatan ke-50 atas karakter yang terkenal di dunia perfilman tidak mengganggu proses syuting.
Tahun ini sudah ada beberapa pameran, lelang, dokumenter, dan banyak pernak-pernik seputar James Bond. Film tersebut sempat tertunda karena masalah keuangan di studio MGM demi revisi beberapa skrip.
Film Skyfall juga mencoba meniru desain kostum dan gaya dari film Bond pada 1960an, termasuk membawa kembali Aston Martin DB5.
Skyfall dirilis di Inggris pada Jumat dan 4 November di Amerika Serikat. Dua puluh dua film Bond sebelumnya telah meraup sekitar US$ 5 miliar di box office.
Seperti filmnya, Craig mengatakan dia juga akan "mencapai 50" saat menyelesaikan kontrak dua film Bond selanjutnya dan berjanji akan "benar-benar" pensiun dari Bond. "Kalau merasa bosan main sebagai James Bond, berarti sudah benar-benar tak ingin lagi," kata dia.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH