Reyoet New York: Secangkir kopi tampaknya
minuman wajib bagi sebagian karyawan. Sejumlah pekerja mengaku kopi bisa
membangkitkan produktivitas mereka di kantor. Bahkan banyak karyawan
wanita yang mengeluh tidak produktif tanpa secangkir kopi.
Sebuah survei dilakukan terhadap 4.000 pekerja di Amerika Serikat oleh perusahaan riset Harris Interactive atas nama Dunkin Donuts dan CareerBuilder pada Hari Kopi Nasional 29 September.
Sebuah survei dilakukan terhadap 4.000 pekerja di Amerika Serikat oleh perusahaan riset Harris Interactive atas nama Dunkin Donuts dan CareerBuilder pada Hari Kopi Nasional 29 September.
Hasilnya, pekerja yang paling membutuhkan kopi saat di tempat kerja ditempati karyawan di bidang makanan. Kemudian diikuti marketing/public relations (keempat), perawat (kelima), editor/penulis/pekerja media (keenam), bisnis eksekutif (ketujuh), guru/instruktur (kedelapan), teknisi/staf pendukung (sembilan) dan manajer IT/administraror (10).
Sebanyak 43 persen mereka yang meminum kopi mengaku mereka kurng produktif tanpa secangkir kopi. Kopi memainkan peran utama yang bisa membantu pekerja senang di tempat kerja.
Selain itu, sebanyak 63 persen karyawan minum kopi dua cangkir atau lebih setiap hari kerja. Dan 28 persen minum lebih dari tiga cangkir.
Mayoritas pekerja muda membutuhkan kopi untuk menambah energi dan motivasi, sebanyak 62 persen pekerja berusia 18-24 tahun mengatakan, mereka kurang produktif tanpa kopi, dan 58 persen pekerja berusia 25-34 memberikan pengakuan yang sama.
Survei juga menunjukkan kopi bisa memberikan dorongan produktivitas yang lebih tinggi bagi pekerja perempuan. Secara keseluruhan, 43 persen pekerja yang minum kopi mengaku kurang produktif tanpa kopi. Sementara 47 karyawan perempuan mengaku mereka kurang produktif tanpa kopi dibandingkan 40 persen pekerja laki-laki.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH