Reyoet: Nasi yang biasa Anda konsumsi bisa berperan sebagai anti-kanker lho.
Sebelumnya, penelitian terhadap 3.000 orang menunjukkan bahwa mereka yang hanya memakan nasi beras merah seminggu sekali mampu menurunkan risiko polip usus hingga 40 persen.
Polip usus merupakan pertumbuhan sel-sel abnormal di usus besar yang mengarah terjadinya kanker usus besar.
Sebelumnya, penelitian terhadap 3.000 orang menunjukkan bahwa mereka yang hanya memakan nasi beras merah seminggu sekali mampu menurunkan risiko polip usus hingga 40 persen.
Polip usus merupakan pertumbuhan sel-sel abnormal di usus besar yang mengarah terjadinya kanker usus besar.
Hasil riset tersebut juga menunjukkan nasi lebih baik dibandingkan rutin memakan kacang tiga kali seminggu yang hanya mampu menurunkan risiko sebesar 33 persen dan mengonsumsi sayuran hijau setiap hari yang hanya bisa mengurangi risiko sebanyak 24 persen.
Lantas apa yang menginstimewakan nasi dibandingkan makanan lain dalam melawan kanker?
Ahli nutrisi Alexander Caspero, RD menjelaskan bahwa serat dalam nasi mengandung butirat, sejenis asam lemak rantai pendek, yang mampu menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker.
Nasi beras merah dianggap lebih baik dibandingkan nasi beras putih. Kandungan serat dalam beras merah dianggap mampu mencegah kanker usus besar, karena mengurangi sembelit dan menormalkan fungsi usus.
Serat dalam berat merah juga membantu melawan kanker dengan mencegah kerusakan pada sel-sel sehat. Bahkan, wanita yang rutin mengonsumsi beras merah mampu menurunkan risiko terkena kanker payudara.
Hasil riset ini semakin memperkuat alasan Anda untuk beralih ke beras merah. Yuk, keep healthy!

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH