Reyoet, Jakarta: Wanita biasanya mencari pria
yang macho untuk menjadi pasangan hidupnya. Namun sepertinya selera
wanita telah berubah. Berat badan malah menjadi daya tarik yang kuat
dari pria
Fitur macho seperti rahang yang kuat dan mata yang sipit menunjukkan pria memiliki testosteron yang tinggi. Itu sesuai dengan hipotesis immunocompetence handicap. Namun penelitian baru menemukan, wanita merespons lebih baik dengan wajah dan tubuh pria yang menunjukkan kalau pria mempunyai kekebalan yang kuat.
Wanita melihat pria yang gemuk atau kurus, tidak dari tanda-tanda macho ketika membuat keputusan.
Fitur macho seperti rahang yang kuat dan mata yang sipit menunjukkan pria memiliki testosteron yang tinggi. Itu sesuai dengan hipotesis immunocompetence handicap. Namun penelitian baru menemukan, wanita merespons lebih baik dengan wajah dan tubuh pria yang menunjukkan kalau pria mempunyai kekebalan yang kuat.
Wanita melihat pria yang gemuk atau kurus, tidak dari tanda-tanda macho ketika membuat keputusan.
"Kegemukan atau adipositas adalah pilihan yang jelas sebagai penanda kekebalan karena hubungannya kuat dengan kesehatan dan kekebalan," kata peneliti Vinet Coetzee, seorang ilmuwan di University of Pretoria di Afrika Selatan, kepada LiveScience, Kamis (29/11/2012).
Coetzee dan rekan-rekannya menulis hasil penelitiannya dalam jurnal Proceeding of Royal Society B.
"Berat badan secara konsisten berhubungan dengan kesehatan dan sistem kekebalan tubuh," kata Coetzee.
Hasil penelitian menunjukkan, kegemukan, yang diukur dengan wajah, dikaitkan dengan respons antibodi dan daya tarik. Laki-laki yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah dipandang kurang menarik oleh wanita subur.
Sebuah analisis statistik menemukan yang bertentangan dengan hipotesis immunocompetence handicap, yang menyebutkan maskulinitas tidak terkait dengan respons imun yang baik atau daya tarik tubuh atau wajah.
"Kami menemukan, berat badan seseorang berfungsi sebagai indikator yang lebih baik tentang hubungan antara respons imun dan daya tarik dibandingkan maskulinitas," kata Coetzee.
"Oleh karena itu perempuan cenderung menggunakan berat badan, bukan maskulinitas, dalam penilaian bawah sadar mereka dalam kekebalan seorang pria."
Kadar testosteron juga lebih terkait erat dengan berat badan dibandingkan dengan penampilan macho.
Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa warna kulit, sebagai tanda lain dari kesehatan, mungkin juga lebih menarik bagi wanita daripada wajah macho.
Tes Lemak
Untuk mengujinya, Coetzee memfoto 69 pria Kaukasia yang berpakaian. Peneliti mengukur lemak tubuh pria dan kadar testosteron. Sekitar 65 persen pria mempunyai berat badan yang sehat, 4 persen yang kurus dan 30,4 persen kelebihan berat badan atau obesitas.
Respons sistem kekebalan tubuh pria juga diukur dengan tes darah yang dilakukan sebelum dan setelah divaksin hepatitis B. Pria dengan respons kekebalan yang kuat menunjukkan banyak memproduksi antibodi setelah divaksin dibandingkan laki-laki dengan sistem kekebalan tubuh lemah.
Selanjutnya, 29 wanita heteroseksual melihat foto-foto wajah pria dan tubuh terpisah dan menilai mereka yang menarik. Semua perempuan berada di masa subur dari siklus menstruasi mereka.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH