Reyoet: Semangka merupakan salah satu sumber terbesar likopen.
Likopen adalah zat antioksidan yang menangkal berbagai radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas inilah yang menyebabkan berbagai macam kerusakan sel, termasuk sel kelenjar prostat.
Kelenjar prostat merupakan kelenjar eksokrin dari sistem reproduksi pria. Kelenjar ini menghasilkan cairan basa yang mengandung glukosa, protein (enzim proteolitik, fosfatase asam, dan prostate-specific antigen (PSA), dan zinc.
Likopen adalah zat antioksidan yang menangkal berbagai radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas inilah yang menyebabkan berbagai macam kerusakan sel, termasuk sel kelenjar prostat.
Kelenjar prostat merupakan kelenjar eksokrin dari sistem reproduksi pria. Kelenjar ini menghasilkan cairan basa yang mengandung glukosa, protein (enzim proteolitik, fosfatase asam, dan prostate-specific antigen (PSA), dan zinc.
Fungsi cairan yang dihasilkan oleh kelenjar prostat adalah memperpanjang masa hidup sel sperma, melindungi materi deoxyribonucleic acid (DNA) yang berada di dalam sel sperma, dan membantu menetralisasikan suasana asam vagina.
Agar berfungsi dengan baik, kelenjar prostat membutuhkan hormon testosteron yang dihasilkan oleh testis. Sel kelenjar prostat dapat berubah menjadi sel kanker, yang biasanya terjadi di usia tua dan disebabkan oleh berbagai macam penyebab.
Salah satu penangkal terjadinya kanker adalah pemberian antioksidan, Likopen diketahui memiliki aktivitas antioksidan dua kali lebih kuat dibandingkan beta-karoten dan sepuluh kali lipat lebih kuat dibandingkan dengan vitamin C, vitamin E, dan vitamin A. Struktur likopen yang membuat likopen memiliki kemampuan menangkap radikal bebas yang lebih baik dibandingkan dengan jenis karotenoid lainnya.
Selain sebagai antioksidan, likopen dalam semangka dapat memaksimalkan fungsi testis sebagai penghasil hormon testosteron dan sel sperma dengan kualitas dan kuantitas yang baik.
Untuk memaksimalkan fungsi likopen, cara pengolahan dan konsumsi harus diperhatikan. Lebih baik bila konsumsi likopen dilakukan bersama dengan asupan lemak, misalnya daging atau minyak. Hal ini untuk meningkatkan penyerapan likopen oleh sel usus untuk masuk ke dalam sirkulasi darah. Cara pengolahan buah pun juga harus diperhatikan, yakni pemotongan sampai ukuran yang kecil, untuk membebaskan likopen dari tempat likopen tersebut disimpan di dalam sel.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH