Reyoet: Aroma wewangian di sebuah toko bisa
mempengaruhi pelanggannya yang berbelanja. Aroma yang bagus adalah aroma
jeruk atau pinus karena pelanggan akan menghabiskan banyak uangnya saat
berbelanja alias boros
Menurut sebuah laporan di LiveScience, dasar pemikirannya adalah aroma sederhana, bukan yang kompleks, tidak memerlukan banyak energi mental untuk memprosesnya. Sehingga bisa membebaskan otak Anda untuk berbelanja dan menghabiskannya.
Menurut sebuah laporan di LiveScience, dasar pemikirannya adalah aroma sederhana, bukan yang kompleks, tidak memerlukan banyak energi mental untuk memprosesnya. Sehingga bisa membebaskan otak Anda untuk berbelanja dan menghabiskannya.
Penelitian dilakukan Washington State University College of Business di AS dan Swiss University of St Gallen. Keduanya menciptakan dua aroma, berbahan jeruk dan aropa campuran dari jeruk, kemangi, dan teh hijau.
Selama 18 hari, para peneliti menyurvei 400 pembeli di toko dekorasi dengan memberikan satu atau dua aroma, atau tidak ada aroma sama sekali seperti dikutip dari DailyNews, Minggu (2/12/2012).
100 Pelanggan yang berbelanja di toko dengan aroma sederhana mau bisa menghabiskan uangnya rata-rata lebih dari 20 persen.
Untuk menguji teori ini, para peneliti juga meminta siswa memecahkan masalah kata dalam ruangan yang wangi dengan salah satu dari dua wewangian, atau tidak sama sekali.
Ternyata, siswa dapat memecahkan banyak masalah dalam waktu singkat ketika udara itu wangi dengan aroma jeruk, dibandingkan dengan aroma yang kompleks atau ruang yang tidak diberi wewangian.
Temuan baru-baru ini diterbitkan dalam Journal of Retailing.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH