Reyoet: Pada konferensi Goldman Sachs
Technology and Internet di San Francisco, CEO Yahoo Marissa Mayer
membeberkan masalah terbesar perusahaan kepada beberapa investor. Yahoo
membutuhkan lebih banyak klik.
Pada momen itu, Marissa
mengungkapkan kalau kerjasama fungsi pencarian Yahoo dengan Microsoft
kurang menguntungkan dan membuahkan hasil.
"Saya tidak heran. Masalah terbesar kami sekarang adalah impression (jumlah tayang). Bisakah kami menumbuhkan impression?" katanya sebagaimana dimuat ZDnet, Sabtu (16/2/2013).
Impression
alias jumlah tayang (berapa kali iklan muncul pada sebuah halaman web).
Salah satu poin dari aliansi ini adalah Yahoo dan Microsoft ingin
meningkatkan market share bukan hanya trading share.
Marissa
berencana untuk memangkas jumlah aplikasi pada portofolionya saat ini
dan mencari cara agar pengguna internet mau menghabiskan lebih banyak
waktu pada properti online Yahoo, untuk menampilkan lebih banyak iklan
penghasil uang.
Ia juga mengatakan, sebagian besar waktunya
dihabiskan untuk mencari cara menumbuhkan pembaca. "Sebagian besar waktu
saya dihabiskan untuk fokus pada produk, memuaskan pengguna kami, dan
bagaimana menginspirasi mereka," kata Marissa.
Bisnis Yahoo memang
menurun dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan dalam periode lima tahun,
ada empat CEO yang keluar masuk perusahaan sampai akhirnya Marissa
Mayer masuk menggantikan CEO lainnya. Pengangkatan Marissa sebagai CEO
baru Yahoo dilakukan pada bulan Juli 2012 lalu, tiga bulan setelah
raksasa internet itu mem-PHK 2.000 karyawannya.
Kerjasama
Microsoft dan Yahoo sendiri ditandatangani pada tahun 2010 lalu.
Keduanya menandatangani kerjasama 10 tahun untuk menyediakan sistem
pencarian web untuk mengalahkan dominasi Google. Namun, skema tersebut
tidak sesuai harapan.
Dalam kesepakatan kerjasama itu, Microsoft akan mempersenjatai situs web Yahoo dengan search engine Bing, sementara Yahoo akan memperkuat lini penjualan iklan online Microsoft.
Namun nyatanya, Google masih menjadi search engine
nomor satu di AS dengan pangsa pasar 66,7%. Pangsa pasar Yahoo justru
turun dari 16% menjadi 12,2%, sementara Microsoft naik dari 12% menjadi
16,3%. Meski demikian, saham Yahoo naik signifikan lebih dari 30% sejak
kepemimpinannya.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH