Reyoet, London: Pasangan di seluruh dunia baru
saja merayakan Hari Valentine. Tapi, di balik itu semua bukan berarti
tak ada masalah dalam kebahagiaan itu. Kebanyakan wanita menemukan kalau
pasangannya sangat menyebalkan.
Sebanyak 72 persen wanita mengatakan, pasangannya sering mengganggunya. Meskipun orang berpikir pria yang lebih sering jengkelatau sebal dengan pasangannya. Tapi kenyataannya, wanitalah yang memiliki rentang kesabaran yang lebih pendek. Sebanyak 59 persen pria mengatakan secara teratur ternganggu oleh pasangannya.
Sebanyak 72 persen wanita mengatakan, pasangannya sering mengganggunya. Meskipun orang berpikir pria yang lebih sering jengkelatau sebal dengan pasangannya. Tapi kenyataannya, wanitalah yang memiliki rentang kesabaran yang lebih pendek. Sebanyak 59 persen pria mengatakan secara teratur ternganggu oleh pasangannya.
Penelitian dari NatCen Sosial Research menunjukkan, usia mendatangkan kesabaran seperti pasangan yang telah hidup bersama dan telah menjalin hubungan lagi memiliki sedikit gangguan dari pasangannya seperti dikutip dari FemaleFirst, Senin (18/2/2013).
Hanya 29 persen orang-orang yang berusia 16-34 tahun yang mengaku kalau pasangannya tidak membuatnya jengkel sama sekali, dibandingkan dengan 30 persen pasangan berusia 34-54 tahun, dan 35 persen dari 55-64 tahun, serta 40 persen dari orang-orang berusia 65 tahun.
Ketika datang untuk menyediakan bahu untuk menangis, 96 persen orang mengatakan kalau pasangannya menyediakannya dengan berbagai cara.
Hampir setiap pasangan tentu mencari pendamping yang bisa diandalkan dan tampaknya itu sudah benar. Sebanyak 98 persen merasa kalau bisa mengandalkan pasangannya dalam beberapa hal.
Ini juga bisa terlihat dari usia pasangan, 74 persen lebih menunjukkan pasangan berusia 65 tahun tidak pernah mengecewakan, dibandingkan 65 persen dari 16-34 tahun dan 34-54 tahun serta 67 persen dari 55-64 tahun.
Penny Young, Kepala Eksekutif NatCen mengatakan, survei itu sangat berharga untuk mengetahui saling mengerti membuat hubungan terjadi.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa berapa banyak pasangan dapat berbagi kekhawatiran mereka atau mengandalkan satu sama lain yang menjadi kunci untuk apakah hubungan berlangsung dan Hari Valentine adalah kesempatan yang baik untuk merenungkan apakah kita melakukan hal yang cukup untuk mendukung pasangan kita," ujarnya.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH