Tuesday, March 26, 2013

Kurang Tidur Bikin Kelaparan

Reyoet, Pennsylvania: Seseorang merasa lapar biasanya setelah beberapa jam makan atau setelah beraktivitas berat. Tapi, ada alasan aneh lain kenapa seseorang merasa lapar, yaitu karena kurang tidur.

Jika Anda merasa benar-benar kelaparan, pertimbangkan, mungkin sebenarnya kelaparan untuk tidur.

Berdasarkan kutipan dari Women's Health, Selasa (26/3/2013), studi baru dari Uppsala University menyatakan bahwa orang-orang merasa lapar dan memakan dengan porsi besar ketika kurang tidur.

Para peneliti meminta 16 pria memilih porsi ideal untuk makanan dan camilan sebelum dan sesudah sarapan, pada dua pagi yang berbeda. Satu pagi, setelah malamnya tidur selama delapan jam dan satu pagi lagi setelah tidak tidur sama sekali.

Hasilnya, pria yang mengantuk mengambil porsi besar untuk makanan sebelum sarapan. Dan juga lebih mungkin untuk mengambil camilan bahkan setelah sarapan.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa seseorang yang tidak tidur sepanjang malam, tubuhnya membakar sekitar tujuh persen lebih kalori. Jadi, masuk akal kalau kurang tidur membuat orang menggantinya dengan makan sedikit berlebih.

Ada alasan lain kenapa seseorang yang sedang lelah, cendurung menginginkan makanan asin, manis, atau gurih, bukan makanan sehat.

Pleunie Hogenkamp, Ph.D. mengatakan, kurang tidur membuat otak lebih sensitif terhadap sesuatu yang berharga dari makanan. Artinya, jika mata terasa berat, makanan terlihat sangat lezat. Sehingga lebih cenderung ingin makan dalam jumlah besar.

Menurut Keri Glassman, R.D., ahli gizi Women’s Health, cara terbaik untuk mencegah mata membuat perut jadi lebih besar adalah tidur yang cukup. Dan ketika jadwal kerja mengganggu tidur, kelola rasa lapar di pagi hari dengan sarapan kaya protein, tinggi serat yang mencakup lemak sehat, seperti satu sendok almond cincang dan telur rebus.

No comments:

Post a Comment

KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH

Followers