Reyoet, Jakarta: Setelah diperkenalkan tahun
lalu, Google terlihat begitu siap untuk merilis kacamata pintar Google
Glass. Setelah mengundang para pengembang untuk menciptakan aplikasi
untuk Google Glass, Google pun membuat kontes dengan tema "apa yang bisa
kita lakukan dengan Google Glass?" untuk mempromosikan kacamata masa
depan itu.
Google juga telah memilih 8000 pemenang dalam kontes #ifihadglass. Beberapa dipilih menjadi pemenang karena memang memiliki tujuan mulia. Namun ternyata banyak juga yang dipilih karena merupakan selebriti, atau paling tidak memiliki banyak follower di Twitter.
Google juga telah memilih 8000 pemenang dalam kontes #ifihadglass. Beberapa dipilih menjadi pemenang karena memang memiliki tujuan mulia. Namun ternyata banyak juga yang dipilih karena merupakan selebriti, atau paling tidak memiliki banyak follower di Twitter.
Dilansir dari laman BetaBeat, Selasa (2/4/2013), adalah seorang mahasiswa doktoral bidang ilmu komputer di Stanford, Andrej Karpathy, yang menemukan fenomena ini. Karpathy membuat tabel yang berisi daftar pemenang, lengkap dengan jumlah follower. Hasilnya, terlihat bahwa pemenang dengan follower terbanyak di kontes ini sebagian besar memang selebriti.
Di daftar pemenang itu terlihat aktor Neil Patrick Harris, penyanyi Brandy, rapper Soulja Boy, dan politisi kontroversial Newt Gingrich. Tapi tak hanya selebriti, tapi terdapat juga sejumlah tokoh teknologi seperti pendiri Foursquare Dennis Crowley, dan editor media sosial di Reuters Anthony de Rosa.
Apakah para selebriti dan tokoh teknologi itu dipilih karena keberuntungan? Entahlah. Tapi yang pasti, New York Mag menulis bahwa pemenang dipilih oleh lembaga lain, dan tak ditentukan oleh Google.
Ada kemungkinan jika pemenang itu ditentukan secara acak. Ini menjelaskan mengapa salah satu pemenang dipilih hanya karena menulis tweet: "#ifihadGlass, I’d throw it at your face ._." atau "Jika saya punya Glass, saya akan lempar ke muka kamu".
Tujuan Mulia
Tapi tentu tak semua pemenang itu dipilih karena faktor ketenaran atau keberuntungan semata. Sebab ada juga pemenang yang punya tujuan mulia dalam menggunakan kacamata seharga US$1500 atau sekitar Rp15 juta ini.
Gizmodo menulis, setidaknya ada enam orang yang memang akan menggunakan Google Glass dengan tujuan baik tertentu. Misalnya saja Sarah Hill yang bekerja di Lembaga Jaringan Veteran AS. Sarah ingin menggunakan kacamata pintar itu agar para veteran bisa melihat tugu peringatan perang, tanpa harus berpergian ke lokasi.
Ada juga Shannon Rooney, yang akan membantu neneknya untuk mengunjungi neneknya yang asli Jepang, untuk melihat tanah airnya tanpa harus meninggalkan AS tempat tinggalnya saat ini. Max Wood pun tak kalah mengharukan, dia ingin Google Glass digunakan para pemadam kebakaran untuk memudahkan tugas mereka dalam bekerja.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH