Wednesday, April 24, 2013

Tiga Ribu Orang Tewas Gara-gara SMS-an Sambil Nyetir

Reyoet, Jakarta: Kanker paru-paru bukan lagi satu-satunya penyakit yang akan menyerang para perokok aktif. Meningitis atau radang selaput otak rentan menular pada para pengisap barang beracun ini.

Indonesia memang bukan negara asal meningitis, namun orang Indonesia banyak yang menjadi pembawa meningitis.
Menurut Spesialis Penyakit Dalam dari Divisi Alergi Imunologi Klinik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD KAI, FINASIM, pada perokok aktif akan terjadi infeksi saluran pernafasan yang menyebabkan tenggorokan turun saat dilakukan pemeriksaan.
"Begitu ia ke luar negeri, terutama ke daerah-daerah epidemik meningitis seperti Afrika dan Mekkah, risiko penularan ke dirinya akan cepat sekali," kata Iris saat acara 'Saatnya Bekali Diri untuk Lindungi Bangsa, Cegah Meningitis' bersama Novartis, Jakarta, Rabu (24/4/2013).
Iris dengan tegas mengatakan, 99 persen meyakini seorang perokok berat akan mudah terkena meningitis, karena tenggorokannya turun.
Meningitis merupakan penyakit berbahaya yang paling gampang penularannya. Penularannya dapat melalui udara dan makanan yang terkontaminasi.

Karena itu, dirinya mengimbau kepada seluruh perokok untuk menghentikan kebiasaannya dan melakukan vaksinasi jika hendak bepergian.
"Lebih baik mencegah daripada mengobati. Jika orang sudah terkena meningitis, ia akan mengeluarkan uang lebih dari Rp 2 juta untuk pengobatan. Tapi, bila ia mencegah dan sadar bahaya meningitis, tak perlu mengeluarkan uang sebesar itu," tambahnya.

No comments:

Post a Comment

KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH

Followers