Reyoet, Wellington: Selandia Baru melarang penayangan film horor terbaru yang dibintangi oleh Elijah Wood, Maniac karena dinilai mengandung muatan kekerasan dan konten yang bisa menggangu. Pemerintah
tidak mengizinkan sineas mengulas film itu dan menganggapnya tidak
layak diputar di bioskop maupun dirilis dalam bentuk DVD.
Film yang disutradarai oleh Franck Khalfoun itu bercerita tentang
pembunuh bayaran bernama Frank yang diperankan oleh Wood. Neil Foley
dari Monsters Pictures selaku distibutor film mengatakan dia heran
dengan larangan itu.
Direktur perusahaan yang memasarkan film itu
mengatakan larangan tersebut merupakan penghinaan atas kecerdasan dewasa
di Selandia Baru. Maniac dirilis secara terbatas di Inggris pada Maret
lalu dan dijadwalkan diputar dalam Festival Film Internasional Selandia
Baru di Auckland dan Wellington akhir bulan ini.
Pemrogram
festival, Ant Timpson, mengatakan Office of Film and Litterature
Classification (OFLC) khawatir film tersebut bisa melukai publik.
"Menurut mereka, sudut pandang alami yang bercampur dengan perilaku
psikopat aktor Elijah Wood dalam film itu lebih dari sekadar mengganggu,
tetapi berpotensi bahaya bila jatuh ke tangan yang salah," kata Timpson
seperti dilansir BBC.
Versi asli Maniac yang
disutradarai oleh William Lustig pertama dirilis 1980 dan sukses berat.
Versi baru film itu mendapat ulasan beragam. Phillip French dari media
Inggris, The Observer menyebutnya tidak dikehendaki.
Saat diputar di Cannes pada 2012, Megan Lehmann dari The Hollywood Reporter
mengatakan film itu merupakan seni kesadisan bermandikan darah.
Monsters Pictures masih berusaha agar larangan itu dicabut meski saat
ini, menurut mereka, kondisinya kurang bagus.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH