Reyoet, London: Sebuah studi baru
menunjukkan, sebuah senyawa yang ditemukan dalam kedelai, dinilai
efektif dalam mengobati HIV tanpa masalah resistensi obat yang dihadapi
oleh terapi saat ini.
Menurut Yuntao Wu dan George Mason dari National Center of Biodefense and Infectious Disease and the Department of Molecular and Microbiology,
mengatakan, pada stadium awal, genistein, yang berasal dari kedelai dan
tanaman lainnya, menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan, dalam
menghambat infeksi HIV.
Namun, itu bukan berarti orang harus memulai untuk makan produk kedelai dalam jumlah yang cukup besar.
"Meskipun
genistein kaya di beberapa tanaman seperti kedelai, masih belum pasti
apakah jumlah genistein yang kita konsumsi dari makan kedelai cukup
untuk menghambat HIV tersebut," ujar Wu, seperti dikutip ZeeNews, Kamis (1/8/2013)
Genistein adalah 'tyrosine kinase inhibitor', yang bekerja dengan cara menghalangi komunikasi dari sel sensor.
Ditemukan pada permukaan sel, sensor ini dapat memberitahu sel tentang lingkungan dan juga berkomunikasi dengan sel lain.
HIV
menggunakan beberapa sensor permukaan, yang berguna mengelabui sel
untuk mengirim sinyal ke dalam. Sinyal-sinyal perubahan struktur sel,
sehingga virus bisa masuk ke dalam dan menyebarkan infeksi.
Dibutuhkan pendekatan yang berbeda, dibandingkan obat antiretroviral standar yang digunakan untuk menghambat HIV ini.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH