Reyoet: Minum anggur (wine) bagi orang Eropa
sudah menjadi tradisi. Selain menghilangkan rasa dingin, wine juga
diyakini dapat mengurangi risiko tejadinya jantung koroner.
Bagaimana
cara menyimpan wine secara baik? Untuk menjawab pertanyaan itu, Frantz
Dumey, International Brand Manager dari Barton & Guestier, salah
satu perusahaan anggur terbaik asal Perancis ditulis Jumat (25/10/2013),
menjelaskan tentang tiga aturan menyimpan wine secara benar.
1.
Wine sebaiknya disimpan di dalam ruangan yang suhunya stabil, berkisar
antara 16-180 C. Orang-orang yang menggemari wine disarankan mempunyai
tempat khusus untuk menyimpan wine, yaitu di ruangan bawah tanah.
2.
Jauhkan wine dari cahaya atau benda-benda yang mempunyai bau sangat
menyengat, seperti bawang bombay misalnya. Karena hal ini akan
mempengaruhi aroma wine.
3. Letakkan botol wine selalu dalam
posisi tertidur, supaya gabus penyumbat botol tetap basah. Karena jika
gabus penutup menjadi kering, akan memudahkan udara luar masuk ke dalam
botol dan mempengaruhi kualitas wine.
Jadi, kalau Anda ingin
membeli wine, perhatikan apakah botolnya berada pada posisi yang
sebenarnya atau tidak. "Kalau botol wine tersebut posisinya berdiri,
lebih baik Anda tidak jadi membelinya," saran Frantz.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH