Reyoet, Jakarta: kanker payudara
memang belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun kanker ini bisa
terjadi karena adanya sel payudara yang tumbuh dan berkembang terus
secara abnormal. Sel-sel ini membelah diri lebih cepat dan di luar
kendali.
Tapi perlu diingat kembali bahwa sel-sel ini menyebar bukan hanya di
payudara, tapi juga bisa menyebar ke kelenjar getah bening hingga organ
lain pada tubuh Anda.
Yang perlu Anda ketahui secara pasti juga
bukan hanya faktor risiko dan gejala, tapi menurut Dr Martha Roida
Manurung dari instalasi deteksi dini dan onkologi sosial RS Kanker
Dharmais dalam menangani pasiennya ada juga faktor penghambatnya.
"Faktor
pengambat itu misalnya, malu karena harus buka baju, selain itu
hambatan ekonomi, kurang pengetahuan, dan takut didiagnosis kanker.
Sedangkan dari dokter, tidak semua dokter punya persepsi sama tentang kanker payudara,
kurangnya fasilitas RS atau enggan merujuk," kata Martha yang ditemui
saat acara 'Save Your Breast, Save Your Live' di Grand Indonesia,
Jakarta dan ditulis Minggu (20/10/2013).
Maka itu Martha
mengatakan, setidaknya bila faktor penghambat ini muncul, seorang wanita
penting untuk mengetahui program SADARI kanker payudara, seperti:
1.Melihat
Lepaskan seluruh pakaian bagian atas. Berdirilah di depan cermin dengan kedua lengan tergantung lepas, di dalam ruangan yang terang. Perhatikan payudara Anda:
Lepaskan seluruh pakaian bagian atas. Berdirilah di depan cermin dengan kedua lengan tergantung lepas, di dalam ruangan yang terang. Perhatikan payudara Anda:
- Apakah bentuk dan ukurannya kanan dan kiri simetris?
- Apakah bentuknya membesar/mengeras?
- Apakah arah putingnya lurus ke depan? Atau berubah arah?
- Apakah putingnya tertarik ke dalam?
- Apakah puting/kulitnya ada yang lecet?
- Apakah kulitnya tampak kemerahan? Kebiruan? Kehitaman?
- Apakah kulitnya tampak menebal dengan pori-pori melebar (seperti kulit jeruk)?
- Apakah permukaan kulitnya mulus, tidak tampak adanya kerutan/cekungan?
- Apakah bentuknya membesar/mengeras?
- Apakah arah putingnya lurus ke depan? Atau berubah arah?
- Apakah putingnya tertarik ke dalam?
- Apakah puting/kulitnya ada yang lecet?
- Apakah kulitnya tampak kemerahan? Kebiruan? Kehitaman?
- Apakah kulitnya tampak menebal dengan pori-pori melebar (seperti kulit jeruk)?
- Apakah permukaan kulitnya mulus, tidak tampak adanya kerutan/cekungan?
Ulangi
semua pengamatan di atas dengan posisi kedua tangan lurus ke atas.
Setelah selesai, ulangi lagi pengamatan dengan kedua tangan di pinggang,
dada dibusungkan, kedua siku ditarik ke belakang. Semua pengamatan ini
bertujuan untuk mengetahui adanya tumor yang terletak dekat dengan
kulit.
2. Memijat
Dengan kedua belah tangan, secara lembut
pijat payudara dari tepi hingga ke puting, untuk untuk mengetahui
ada-tidaknya cairan yang keluar dari puting susu (seharusnya tidak ada,
kecuali Anda sedang menyusui).
3. Meraba
Sekarang berbaringlah di atas tempat tidur untuk memeriksa payudara satu demi satu. Untuk memeriksa payudara kiri, letakkan sebuah bantal tipis di bawah bahu kiri, sedang lengan kiri direntangkan ke atas di samping kepala atau diletakkan di bawah kepala.
Sekarang berbaringlah di atas tempat tidur untuk memeriksa payudara satu demi satu. Untuk memeriksa payudara kiri, letakkan sebuah bantal tipis di bawah bahu kiri, sedang lengan kiri direntangkan ke atas di samping kepala atau diletakkan di bawah kepala.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH