Reyoet, London: Susan Reynold (29) tak makan
apa-apa selain sayuran dan buah-buahan mentah, serta kacang dan
biji-bijian. Dan kini orang sering keliru menebak usianya karena
wajahnya yang awet muda.
Susan sudah menjalani diet sayuran mentah selama 7 tahun dan orang kerap menduga usianya masih 16 tahun.
Bila
melihat diet spartan yang dilakukannya mungkin bikin tak berselera.
Tapi, pengusaha dari Edinburgh itu mengatakan, diet yang membuat
kulitnya menjadi bagus sehingga terlihat lebih muda.
Seperti dikutip Dailymail, Kamis (17/10/2013), makan makanan yang dimasak terakhir pada tujuh
tahun yang lalu. Dan sekarang ia tak makan apapun selain buah mentah,
sayura, kadang-kacangan, dan biji-bijian.
Wanita bertubuh ramping
itu makan sayur dan buah-buahan setiap hari. Bahkan ia membuat sejumlah
resep, termasuk sup yang terbuat dari bayam, selada dan membuat makanan
menjadi lebih menarik.
Dulu, sebelum beralih ke diet sayuran dan
buah-buahan mentah, Susan remaja senang makan makan McChicken Sandwich
di McDonald. Tapi, semua berubah ketika ia tertarik dengan yoga pada
usia 21 tahun selama perjalanan enam bulan ke India.
Setelah
pulang ke rumah, Susan memutuskan menjadi vegetarian dan berlatih untuk
menjadi guru yoga, sebelum melakukan diet makanan mentah.
"Saya pergi makan ke sebuah cafe Red Sugad di Edinburg, yang menyediakan makanan mentah," kata Susan.
Saat
itu, pemilik cafe menceritakan tentang masakan mentah. Dan sepulang
dari cafe, Susan mulai membaca-baca dan memutuskan mencobanya.
"Perbedaan
yang saya rasakan sungguh luar biasa, jadi saya melakukannya sejak saat
itu. Saya tak makan makanan yang dimasak dalam tujuh tahun," kata
Susan.
Menurut Susan dengan diet tersebut, jiwanya semakin terang, positif, sehat, berenergi, dan mampu membuat pilihan.
"Orang
lain berkomentar termasuk aroma yang enak, kulit yang bagus dan awet
muda. Orang bilang saya terlihat hebat di usia saya. Saya juga seimbang
secara emosional dan bahagia," ujarnya.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH