Reyoet, Seoul: Bila mengalami kerontokan pada
rambut, baik pria maupun wanita kerap mendiamkannya dan menganggap itu
adalah hal yang biasa saja. Tapi, para ahli mengatakan, hal seperti bisa
menjadi sesuatu yang serius jika tidak segera diobati pada tahap awal.
Rambut rontok dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk genetika dan
tingkat stres. Beberapa ahli percaya, cuaca yang kering mengakibatkan
terjadinya kelembaban pada kulit kepala.
"Setiap
orang mengalami rambut rontok selama penuaan, tetapi lebih terlihat
ketika ada rentang suhu yang cukup besar dan udara kering," kata Park
Sung-ik, Ph.D., dari Klinik Oriental Pibro di Gangnam, Seoul, Korea.
Park
Sung-ik menambahkan, ada banyak cara untuk mendeteksi hal seperti ini.
Dengan self-diagnosis, seperti terjadinya kerontokan 100 rambut per
hari, mendapatkan adanya ketombe, rambut menipis dan rambut berubah
warna dari hitam menjadi cokelat.
Perawatan
cepat pada tahap awal merupakan hal yang amat penting. Park
menjelaskan, bahkan gejala kerontokan rambut yang ringan dapat
menyebabkan kerontokan rambut yang parah.
"Ketika di rumah,
cobalah untuk menghindari makan makanan yang terlalu pedas, asin, manis
dan berminyak. Kopi, rokok, alkohol harus dihindari juga," ujar Park,
dikutip Korea Herald, Sabtu (5/10/2013)
Selain
menghindari makanan seperti itu, wajib bagi setiap orang untuk
mengonsumsi protein penting, dan mengubah kebiasaan makan seseorang
untuk untuk lebih banyak mengonsumsi makanan laut, sayuran, dan buah,
merupakan cara termudah untuk mengatasi masalah kerontokkan rambut ini.
Menurut
Review Asuransi Kesehatan dan Assessment Service, rambut rontok
merupakan suatu kondisi umum yang mempengaruhi baik pria maupun wanita
di Korea, dengan jumlah pasien melebihi 10 juta per tahunnya. Menurut
presentase yang dihasilkan dari data itu, pria mencapai 45,8 persen, dan
wanita 48,1 persen.
Rambut menipis dan kebotakan mengakibatkan
terjadinya stres dan kehilangan percaya diri. Untuk rambut rontok pada
pria, obat-obatan seperti Propecia sangat disarankan, menurut apoteker
Park Jung-hoon.
Namun
obat ini memiliki efek samping yang serius bagi pasien wanita, seperti
kelainan janin, disfungsi seksual dan impotensi. Efek samping yang
kurang umum pada pria, dengan sekitar 2 persen pasien pria yang
mengalami masalah seperti disfungsi ereksi.
Akupunktur Herbal di
rumah sakit oriental, scaling kulit kepala dan pijat kulit kepala adalah
alternatif yang tersedia bagi pasien yang skeptis terhadap efektivitas
obat atau khawatir tentang efek samping.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH