Reyoet, Harare: Terlalu lama berhubungan seksual
membuat pasangan ini harus menerima takdirnya. Sang wanita diketahui
berusia 30 tahun meninggal dunia karena kelelahan, sedangkan si pria
yang diidentifikasi bernama Ikechukwu dan berprofesi sebagai supir truk,
mengalami koma cukup panjang.
Menurut para tetangga, kedua sejoli ini hanya menjalani hubungan
perselingkuhan. Keduanya sengaja memilih apartemen di kawasan Idemili
North Council Area of Anambra State ini, sebagai tempat melampiaskan
hasrat seksualnya.
Pada 20 September 2013, sebulan sebelum
peristiwa nahas itu terjadi, calon suami dari wanita itu mendobrak pintu
apartemen dan melihat keduanya tengah bercumbu. Saat itu, tunangan
almarhum memang mengancam Ikechukwu dan akan menghabisinya bila ia tidak
menjauhi calon istrinya.
Tapi tampaknya, ancaman itu tidak
digubris oleh keduanya. Buktinya, pagi di hari Minggu (20/10/2013),
Ikechukwu dan korban kembali ke apartemen, untuk menghabiskan waktu
berdua.
"Satu bulan setelah peristiwa pendobrakan itu terjadi,
keduanya malah kembali lagi ke apartemen ini. Mungkin karena terlalu
lama berhubungan seks membuat wanita itu terengah-engah, dan pada
akhirnya merenggut nyawanya sendiri," kata tetangga yang tak ingin
disebutkan namanya, seperti dikutip Crazy News 24, Sabtu (26/10/2013)
Dilanjutkan
oleh tetangga itu, dua hari setelah melihat sejoli ini masuk ke dalam
apartemen, keduanya tak tampak meninggalkan `istana` -nya. Tetangga pun
menaruh curiga, dan akhirnya coba untuk mendobrak pintu kediaman
keduanya.
Setelah pintu berhasil dibuka, sang pria kaget melihat
calon istrinya tergeletak di atas tempat tidur dalam keadaan telanjang
bersama Ikechukwu.
Dalam keadaan panik, si pria langsung
menghubungi pihak kepolisian dan ambulans, untuk membawa kekasih hatinya
ke rumah sakit. Namun sayang, sebelum sempat dibawa ke rumah sakit,
dokter yang mengecek keadaannya mengatakan, nyawa wanita itu sudah tak
dapat ditolong lagi.
Divisional Police Officer dari pihak kepolisian, Yusuf Abdul mengatakan, bahwa nama mendiang wanita belum diketahui.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH