Reyoet: Menjelang akhir hidupnya Sigmund Freud
mengaku frustrasi. "Pertanyaan besar yang tak bisa kujawab selama 30
tahun meriset jiwa wanita adalah, apa yang diinginkan seorang wanita,"
katanya.
Terilhami oleh pertanyaan itu, David M. Buss Ph.D, profesor psikologi
dari The University of Texas, Austin, kemudian menanyai 10.000 wanita
dari 37 budaya tentang apa yang mereka inginkan dari pasangannya.
Seperti dikutip Men's Health, Kamis (31/10/2013) Dr. Buss melaporkan
jawaban atas pertanyaan itu sebagai berikut:
Uang dan kekayaan
Status sosial dan kekuasaan
Seorang pria yang lebih tua (rata-rata 3,5 tahun lebih tua dibanding dirinya)
Ambisi
Kemandirian dan kecerdasan
Cinta dan komitmen
Status sosial dan kekuasaan
Seorang pria yang lebih tua (rata-rata 3,5 tahun lebih tua dibanding dirinya)
Ambisi
Kemandirian dan kecerdasan
Cinta dan komitmen
Jawaban
teratas dari semua itu memberi rasa aman yang dibutuhkan seorang wanita
untuk memenuhi tuntutan biologisnya, yaitu membesarkan keluarga. Bahkan
bila wanita itu tak punya anak, menurut Dr. Buss, hasrat yang ada ini
tetap memandu wanita dalam menentukan pilihan.
Pria lebih tua,
lebih cerdas, punya ambisi, status sosial yang lebih tinggi menjanjikan
kenyamanan pada wanita untuk beranak-cucu. Yang dimaksud kenyamanan
adalah makan dan tempat tinggal yang lebih baik, serta pendidikan dan
kesehatan yang lebih terjamin.
Cinta dan komitmen membuat
semuanya itu lebih menyenangkan bagi wanita. Dengan memahami agenda
terdalam wanita, menurut Men's Health, "Kita menjadi tahu mengapa wanita
sangat membutuhkan kepastian hubungan jangka panjang."

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH