Reyoet, Jakarta: Angka kematian anak balita
akibat pneumonia di dunia terbilang masih tinggi. Salah satu cara
pencegahan penyakit radang paru-paru ini dengan memberikan vaksinasi.
Vaksin tersebut yaitu Haemophilus influenza type b (Hib),
Penumococcus (PCV), pertussis, dan vaksin campak. "Kalau vaksin campak
dan pertussis sudah banyak dilakukan di negara-negara berkembang seperti
Indonesia. Untuk dua vaksin lagi nanti kemenkes sepertinya akan
memasukan vaksin ini ke dalam program nasional," kata dr. Cissy B.
Kartasasmita, Msc., Sp.A (K)., PhD dari UKK Respirologi IDAI, Departemen
Ilmu Kesehatan Anak FK-UNPAD/Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, dan
ditulis Senin (11/11/2013).
Berikut penjelasan empat vaksin yang dapat mencegah penyakit pneumonia, yaitu:
1. Vaksin Heamophilus Influenza Type b (Hib)
Bakteri
Haemophilus influenza type b (Hib) ini di negara-negara berkembang
merupakan penyebab pneumonia. penggunaannya masih sangat terbatas karena
harganya terbilang mahal. Di beberapa negara maju, penggunaan vaksin
Hib telah masuk dalam program imunisasi nasional.
2. Vaksin Pneumococcus
Bakteri
Pneumococcus menjadi penyebab utama pneumonia pada balita di
negara-negara berkembang. Vaksin yang bisa digunakan oleh anak-anak di
atas usia 2 tahun dikenal dengan nama pneumococcal conjugate vaccine
(PCV).
"Dalam kebanyakan kasus penyebab utama pneumonia pada
balita disebabkan oleh bakteri streptococcus pneumonia dan penyebab
kedua yang sering ditemukan yaitu Haemophilus influenza type b atau
hib," kata Prof. Dr. dr. Bambang Supriyatno, Sp.A(K) dari UKK
Respirologi IDAI Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI RSCM, Jakarta.
3. Vaksin Campak
Campak
merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak. Pemberian
vaksinasi campak bisa menurunkan kejadian penyakit campak pada balita
dan juga menurunkan tingkat kematian akibat pneumonia.
4. Vaksin Pertussis
Penyakit
pertussis ini dikenal sebagai batuk rejan atau batuk seratus hari .
Vaksinasi terhadap penyakit ini sudah lama dilakukan di Indonesia dalam
program imunisasi nasional, yang biasanya diberikan bersama dengan
difteri dan tetanus.
Pemberian vaksinasi ini sangat penting bukan hanya untuk menjaga balita dari pneumonia namun juga meningkatkan kekebalan tubuh.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH