Reyoet, London: Semakin banyak orang yang
memilih melihara binatang seperti anjing, kucing, dan binatang-binatang
lucu lainnya.
Selain sebagai teman, alasan lain yang membuat mereka
memilih melihara binatang-binatang lucu itu karena dapat menjadi teman
setia di kala sedih juga gembira.
Bahkan, binatang-binatang setia
ini juga bisa membantu orang dengan gangguan mental, autisme, PTSD
(Post-Traumatic Stress Disorder), dan kondisi lainnya yang berfungsi di
dalam kehidupan sehari-harinya.
Memang, beberapa binatang sudah
terlatih untuk membantu pasien dengan autisme, untuk meningkatkan
keterampilan dan interaksi sosial pasien itu.
Seperti yang dialami
Annie Roeder (29) dari Palm Beach Gardens, Florida, Amerika Serikat.
Wanita ini diketahui memiliki gangguan disoasiatif, suatu kondisi
hilangnya memori spradis, perasaan akan persepsi terhadap orang-orang
dan benda-benda yang tidak nyata.
Seperti dikutip dari Fox News, Jumat (8/11/2013), Annie mengatakan, dengan bantuan seekor anjing, ia
berhasil mengatasi penyakitnya itu. Caranya, anjing itu mengingatkan
Annie apa yang sebenarnya dialami dalam keadaan berbaring, dan anjing
itu duduk di pangkuannya.
Lebih lanjut Annie mengatakan, ia pernah
mengalami ketakutan ketika menghabiskan banyak waktu di tempat umum,
ketika ia mengalami disoasitif itu. Namun, karena bantuan anjingnya yang
berusia 2,5 tahun, Annie kini merasa nyaman dan mulai terbiasa
melakukan kegiatan rutin di luar rumahnya.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH