Friday, March 22, 2013

70 Persen Remaja Indonesia Dapatkan Info Seks dari Temannya

Reyoet: 70 persen remaja di Indonesia mendapatkan informasi seputar seksual dari rekan sebayanya. Ini karena mereka tidak mendapatkan pengetahuan tersebut dari orangtuanya dan pembicaraan seputar seksual masih dianggap tabu.

Karena itu, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memunculkan program mendidik para orangtua agar berpengetahuan dalam hal seksual yang benar dan mampu menyampaikannya pada anak-anaknya.

"Remaja itu masih lemah. Yang kita didik adalah orangtua, karena orangtua adalah orang terdekat yang dapat memberikan informasi tersebut ke anak-anak remajanya," kata Deputi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Julianto Witjaksono, di Gedung BKKBN, Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Jumat  (22/3/2013)

Dua program andalan yang dimiliki BKKBN untuk menangani soal ini adalah BKB (Bina Keluarga Balita) dan BKR (Bina Keluarga Remaja). Dengan adanya 2 program tersebut diharapkan segala materi yang menyangkut soal seks dapat tersampaikan pada para remaja.

"Contohnya saja BKB. BKB memberikan pemahaman pada remaja soal 'kehidupan seks itu apa sih, dampaknya dan sebagainya," ujar Julianto.

Menurut Julianto, anggapan tabu atas seks inilah yang mengakibatkan meningkatnya kehamilan di luar nikah di kalangan remaja.

Saat ini menurut Julianto, BKKBN baru dapat memberikan penjelasan soal risiko kehamilan di usia remaja dan tidak mengajarkan persoalan keluarga berencana karena itu sangat berbahaya.

"Nanti jadi senjata makan tuan. Nanti kita dianggap melegalkan seks di luar pernikahan," ujar Julianto.

No comments:

Post a Comment

KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH

Followers