Saturday, August 31, 2013

40 Persen Wanita Jepang Benci Jika Payudaranya Besar

Reyoet, Tokyo: Jika di negara-negara barat atau latin memiliki payudara yang besar adalah impian, di Jepang para wanitanya justru benci jika dikaruniai payudara besar.

Hal ini terungkap pada sebuah survei online baru-baru ini di Jepang. Menurut survei tersebut, ada 37,8 persen wanita mengungkapkan kekesalannya memiliki payudara besar.

Dari laman yang dikutip Rocketnews24, Sabtu (31/8/2013), berikut ini adalah contoh kecil dari kebenciannya.

1. "Saya merasa susah berbaring di tempat tidur. Payudara yang besar mungkin tampak begitu lembut dan empuk, tapi dengan posisi miring, saya sering merasa payudara tertekan dan sakit. sangat menyesakkan".

2. "Saya merasa seperti memiliki penghalang ketika berada di dalam kereta yang penuh sesak. Pasti banyak orang berpikir untuk menjauhi saya agar tidak dikira meraba-raba".

3. "Dengan payudara yang besar, saya tidak bisa menutup mantel saya, dan jika saya kebetulan menemukan sesuatu yang cocok, tapi tidak untuk payudara saya. Dan ketika payudara saya cocok, itu tidak sesuai dengan pinggang saya. Yang membuat saya kesal, ketika saya mencoba gaun dan berakhir seperti baju hamil. Inilah mengapa saya tidak bisa belanja di Jepang".

4. "Ketika saya belanja bra saya harus berpikir sekian kali karena untuk ukuran payudara yang besar seperti saya, bra begitu mahal".
 
5. "Musim panas adalah yang terburuk. Ketika saya memakai pakaian yang menutup payudara saya kepanasan. Sebaliknya, ketika saya memakai bikin, semua orang memandang saya".

6. "Periksa mammogram dengan ukuran payudara yang besar itu menyakitkan. Saya iri dengan para wanita yang memiliki payudara kecil".

7. "Payudara akan membengkak dan sakit sebelum menstruasi . Ini saat-saat saya sering berpikir bahwa saya akan lebih baik tanpa payudara. Maaf, jika saya tidak mensyukurinya".

8. "Ketika berlari, saya merasa payudara ini sangat mengganggu. Mereka selalu bergoncang setiap saya melangkahkan kaki. Dan saya tidak suka cara pria menatap payudara saya".

Melihat beberapa alasan ini, beberapa orang mungkin akan berpikir bahwa ada alasan mengapa ratusan ribu wanita merasa harus mengurangi ukuran payudara setiap tahun.

Followers