Reyoet, London: Anda yang senang berenang di
laut, dan tanpa sengaja sering menelan air laut, jangan panik dulu.
Ternyata, air laut yang masuk tubuh dapat mengurangi risiko ulkus (luka)
di lambung dan kanker, lho.
Menurut sebuah penelitian,
meneguk sedikit air laut dalam (200 meter) dapat membantu mengatasi
gangguan pencernaan yang menyakitkan, dan mengurangi risiko kanker dan
maag.
Jika seseorang menderita nyeri lambung ditemukan bakteri
tertentu, yang biasanya terdeteksi melalui napas dan tes tinja, biasanya
pasien akan diberi resep obat antibiotik dan obat untuk mengurangi
produksi asam lambung, yang dikenal sebagai inhibitor pompa proton.
Banyak
ahli khawatir akan efek samping setiap obat yang diberikan termasuk
sakit kepala, diare, vertigo, dan mual. Tapi ternyata, sebuah bukti
baru-baru ini menunjukkan, air laut dapat dijadikan alternatif obat
untuk penyembuhan penyakit itu.
Dalam sebuah percobaan baru-baru
ini di National Taiwan University Hospital yang melibatkan 60 orang
pasien, setengahnya diberi air laut sebanyak 200 ml untuk diminum empat
kali sehari, satu jam sebelum makan dan pada waktu akan tidur. Pasien
lainnya, hanya diberikan air biasa. Hasilnya dibandingkan setelah dua
minggu.
Pakar pencernaan dari Central Manchester University
Hospitals NHS Foundation Trust, Dr John Mason mengatakan, "Penelitian
ini seperti pekerjaan sangat menarik, bahwa air laut dapat mengurangi
jumlah bakteri. Namun, perlu ditekankan, kami belum tahu pasti mengapa
itu dapat terjadi."
John memperingatkan, terlalu cepat bagi pasien untuk langsung mempertimbangkan minum air laut.
"Pada
tahap ini, kami tidak tahu apakah ini sangat berguna. Salah satu
masalahnya adalah, bahwa air ini tidak akan diatur sebagai obat,
sehingga orang perlu untuk lebih berhati-hati terhadap klaim yang dibuat
itu," kata John, seperti dikutip Daily Mail, Kamis (19/9/2013)

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH