Reyoet, Jakarta: Air perasan daun sirih
seringkali dijadikan obat oleh masyarakat Indonesia ketika terkena
iritasi mata merah (konjungtivitas). Padahal, menggunakan air daun sirih
tidak dianjurkan sama sekali dalam pengobatan penyakit mata. Sebab,
bila salah dalam penggunaannya, mata bukannya sembuh malah timbul
penyakit mata lainnya.
Dokter Spesialis Mata dan Direktur Jakarta Eye Center, Dr. Johan
Hutahuruk, MD, menjelaskan air sirih yang biasa digunakan sebagai obat
itu bukannya tidak bagus sama sekali. Karena, air daun sirih bisa
membunuh kuman yang menjadi penyebab terjadinya iritasi pada mata. Tapi
yang ditekankan oleh Johan adalah, dalam penggunaan air daun sirih
haruslah diproduksi dengan benar, dan tidak asal-asalan.
"Kalau
Anda mengambil daun sirih langsung dikucek-kucek atau ditetes ke mata,
akan membuat mata menjadi jamuran. Karena itu tergolong tidak steril
dalam pengobatannya. Terlebih kalau sampai kornea sampai terkena, bisa
membuat dia buta," kata Dr. Johan Hutahuruk, MD, dalam acara bertajuk 'SOHO #BetterU: Lima Penyakit Mata Tersering di Masyarakat Indonesia & Hari Penglihatan Sedunia', di Amaris Hotel Thamrin City, Jakarta, ditulis Sabtu (12/10/2013)
Agar
hal seperti ini tidak terjadi, Johan Hutahuruk menghimbau, para pasien
untuk tidak mengobatinya seorang diri. Segeralah ke Puskesmas, biar
ditangani langsung oleh ahlinya. Kalau pun nanti diminta untuk membeli
obat tetes mata, itu sudah sesuai dengan anjuran dokter.
Iritasi mata merah (konjungtivitas) merupakan penyakit mata yang disebabkan karena adanya peradangan pada bola mata.
Iritasi
terjadi karena adanya polusi, alergi, dan infeksi yang disebabkan oleh
bakteri, virus serta jamur. Dalam mengatasinya, seperti yang dikatakan
Johan Hutahuruk, yaitu dapat menggunakan salep atau obat tetes mata atas
petunjuk dokter. Jangan mengambil tindakan untuk mengobatinya seorang
diri.
Jika tidak, dapat menyebabkan kebutaan yang sudah tentu
tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi merugikan orang lain, terutama
keluarga.
"Kalau sampai buta, tidak bisa menghasilkan uang untuk
keluarganya. Selain itu, pasien juga harus disupport setiap harinya.
Buta ini double pengeluarannya," tutup Johan.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH