Reyoet, London: Selama masa kehamilan sampai
melahirkan, seorang wanita biasanya dilarang untuk mengonsumsi air, es
dan keripik. Namun, sebuah penelitian baru mengungkapkan, bahwa sekarang
wanita dapat mengonsumsi bentuk lain dari makanan saat melahirkan,
yaitu protein shake.
Dikatakan Dr Manuel C. Vallejo, profesor dan ketua departemen
anestesiologi di Virginia Barat University School of Medicine, karena
wanita kehilangan refleks pelindungnya, di bawah anastesi, termasuk
muntah, apa yang ada di perutnya bisa disedot ke paru-paru. "Ibu bisa
menjadi sangat mematikan bagi para ibu," tambah Manuel.
Dalam
sebuah penelitian yang dipresentasikan pada Pertemuan Tahunan
Anestesiologi 2013, Manuel mengevaluasi 150 wanita hamil untuk melihat
apakah protein shake dapat meningkatkan pengalaman kerjanya secara
keseluruhan atau mampu mengurangi mual dan muntah, efek samping yang
umum pada saat proses persalinan.
Penelitian sebelumnya telah
menunjukkan, bahwa mengkonsumsi protein membantu mengurangi rasa mual
dan muntah pada pasien kemoterapi.
Dalam penelitiannya, pihak
Manuel memberikan es, keripik, dan air selama proses persalinan.
Sementara lainnya, diberikan 325 ml, 160 kalori Premier Nutrisi Protein
Shake, selain air dan es. Shake mengandung 30 gram protein, 1 gram gula,
delapan asam amino, dan 24 vitamin dan mineral.
Seperti dikutip laman Fox News, Sabtu (19/10/2013), wanita yang diberikan protein shake melaporkan,
adanya rasa kepuasaan setelah mengalami proses persalinan yang cukup
genting. Jika dibandingkan dengan wanita yang diberikan keripik dan es,
sudah tentu hasilnya sangat jauh berbeda.
Selain itu, tambah
Manuel, protein shake ini tampaknya tidak menimbulkan adanya risiko yang
signifikan untuk aspirasi, dibandingkan yang lainnya.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH