Reyoet: Wanita yang minum anggur (wine) akan
berkurang risikonya mengalami kepikunan daripada sebayanya yang tidak
minum sama sekali. “Diperkirakan ada komponen selain alkohol dalam wine
yang dapat mencegah kepikunan,” ujar Dr. Lauren Lissner dari Universitas
Goteborg, Swedia, peneliti senior, seperti dikutip Health, Sabtu
(2/11/2013).
“Penemuan kami konsisten dengan beberapa laporan
sebelumnya,” katanya, tanpa merinci komponen itu.
Lissner dan tim mengamati 1.462 wanita berusia 38-60 tahun, di antara
tahun 1968-1969, dan memantaunya hingga tahun 2002, dengan 164 orang di
antaranya terdiagnosis kena kepikunan (dementia). Para perempuan itu
dilaporkan mengonsumsi alkohol pada awal studi dan meningkat tiga kali
lipat selama masa penelitian.
Risiko kepikunan menurun 40 persen
di antara peminum wine. Bila minum wine saja, tanpa mengonsumsi minuman
beralkohol jenis lain sedikit pun, penurunan bisa sampai 70 persen.
Perokok juga bisa terlindung dari kepikunan jika minum wine.
Sebaliknya, jika minum spirits (sejenis amonia) risiko kepikunan akan
naik hingga 50 persen.
Satu kekurangan studi itu, yakni tidak
mengamati takaran alkohol yang dikonsumsi responden. Bagaimanapun,
menurut peneliti, orang yang terbiasa minum wine cenderung minum alkohol
lebih sedikit.
Kebiasaan minum di antara perempuan Swedia
mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Saat ini lebih dari separuh
wanita usia 38-50 tahun minum wine setidaknya sekali seminggu, sedangkan
sampai akhir tahun 1960-an wanita yang minum wine kurang dari 20 persen
populasi. Para wanita sekarang juga minum lebih banyak spirits, tetapi
lebih sedikit bir.
Menurut Lissner, penelitian lebih lanjut harus
dilakukan. Ia menambahkan, hasil itu tidak bisa langsung diterapkan
pada pria karena mereka memiliki kebiasaan minum yang berbeda dengan
wanita. Para pria lebih suka minuman keras yang mengandung spirits.
Meski
terbukti menyehatkan, Lissner menyatakan tidak bermaksud mengimbau para
perempuan mulai mengonsumsi, ataupun menambah asupan wine. Namun,
sesekali minum, boleh ‘kan?

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH