Reyoet: Mereka yang doyan kopi pasti senang
dengan informasi ini. Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat
menunjukkan, kopi bisa menurunkan risiko kepikunan. Studi yang
dipublikasikan lewat Journal of Neuroinflammation ini dikaitkan dengan
risiko yang lebih rendah akan penyakit alzheimer.
Penghalang vital antara otak dan suplai darah utama pada kelinci
dengan diet kaya lemak terlindungi, terutama pada kelinci yang diberi
suplemen kafein. Dalam percobaan, para peneliti dari University of North
Dakota, AS, hanya memberi secangkir kopi pada kelinci setiap hari. Ini
merupakan bukti terbaik dari manfaat kopi.
Penghalang darah otak
merupakan filter yang melindungi sistem saraf pusat dari bahan kimia,
yang berpotensi membahayakan, beredar di aliran darah. Penelitian lain
menunjukkan, kadar tinggi dari kolesterol darah bisa membuat penghalang
ini “bocor”. Hal ini membuat otak rentan terhadap kerusakan.
Setelah
12 minggu diberi diet tinggi kolesterol, penyekat darah otak pada
kelinci yang diberi kafein jauh lebih utuh ketimbang yang tanpa kafein.
“Kafein muncul untuk menghambat beberapa efek perusak dari kolesterol
yang membuat penyekat darah otak bocor,” ujar Dr. Jonathan Geiger,
pemimpin penelitian ini, seperti dikutip BBC Sabtu (2/11/2013). Sebagai
catatan, kolesterol tinggi merupakan faktor risiko penyakit alzheimer.
Kafein
merupakan obat yang memiliki kemampuan untuk menstabilkan penyekat
darah otak. Hal ini bisa menjadi bagian penting dalam terapi untuk
meredakan gangguan neurologis.
Namun, para peneliti menyatakan perlunya riset lebih lanjut tentang efek kafein pada manusia.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH