Reyoet, Utah: Keseringan mengirim SMS ke
pasangan ternyata bisa memperburuk hubungan. Pasangan pria bisa merasa
terganggu jika wanita kerap mengirimkan SMS.
Ini terlihat dari hasil penelitian dari Brigham Young University di
Utah yang menemukan pola pengiriman SMS antara pria dan wanita itu
berbeda.
Peneliti mempelajari jenis dan frekuensi mengirim SMS
pada pria dan wanita. Pria yang mengirim lebih banyak SMS ke pasangannya
lebih cenderung tidak bahagia dengan hubungannya, sementara wanita yang
lebih sering mengirim pesan ke pasangannya biasanya lebih bahagia di
dalam hubungan, tapi mungkin bisa memicu pasangannya pergi karena
terlalu mengganggu.
Penelitian ini dilakukan terhadap 276 orang
dewasa untuk meneliti kebiasaan SMS. Sebanyak 38 persen di antaranya
berada dalam hubungan yang serius, 46 persen bertunangan, dan 16 persen
menikah. Sementara 82 persen partisipan mengatakan mengirim SMS ke
pasangannya beberapa kali dalam sehari.
Peneliti yang diterbitkan di Journal of Couple and Relationship Therapy
membandingkan pola SMS seperti jumlah SMS dengan faktor dengan kepuasan
dalam hubungan dan stabitilas. Ternyata, pola SMS antara pria dan
wanita bisa membahayakan hubungan.
Namun, baik pria maupun wanita
meyakini mengirim SMS secara positif menunjukkan rasa kasih sayang atau
mengirim pujian membantu memperkuat hubungan.
"Kenyataannya
kebanyakan orang sering kirim SMS, lebih pragmatis, dan lebih cenderung
merespons melalui SMS," ujar Peneliti Lori Schade seperti dikutip New.au, Rabu (6/11/2013).

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH