Reyoet, Harare: Ibu mana yang tidak kaget ketika
melihat anak gadisnya berhubungan seksual dengan pria yang lebih tua
dan melakukan tindakan asusila tersebut di kamar miliknya? Itulah yang
dialami seorang wanita yang enggan disebutkan namanya, yang berasal dari
Afrika.
Pada 27 Oktober 2013, ketika ia baru saja pulang dari sebuah tempat
dan langsung masuk ke dalam rumah dengan kondisi pintu tak terkunci, ia
mendengar suara `gaduh` yang berasal dari kamarnya. Begitu masuk, betapa
kagetnya ia melihat anak gadisnya yang berusia 14 tahun, tengah
bercumbu dengan seorang pria bernama Simbarashe Muvrimi (19 tahun) yang
merupakan mahasiswa di sebuah perguruan tinggi.
Melihat kelakuan
putrinya itu sang ibu langsung meradang. Dengan cepat ia menarik
selimut, menyelamatkan anaknya, dan mengusir pria yang telah menodai
anak gadisnya itu keluar dari rumahnya.
Setelah mengusir
Muvrimi, wanita itu langsung menghubungi pihak berwajib dan melaporkan
sebagai tindakan pemerkosaan terhadap anak kesayangannya.
Dilansir laman MyZimbabwe, Rabu (6/11/2013), pada Kamis 3 November Muvrimi menjalani sidang
perdananya. Sang hakim yang diketuai Karoi Matare menjatuhi hukuman
kepada Muvrimi untuk bekerja tanpa dibayar selama 105 jam dan dipenjara
selama 3 bulan.
Sebuah penelitian dari California menyebutkan
bahwa satu dari 10 remaja dan dewasa muda ternyata senang memaksa
rekannya untuk terlibat dalam aktivitas seksual, termasuk pornografi dan
kekerasan. Para ahli menuding, kekerasan seksual pada remaja dipicu
dari acara yang berbau pornografi di televisi, film, atau internet yang
memberikan pesan-pesan provokatif.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH