Tuesday, December 24, 2013

Istri Harus Tahu Zona Erotis Tubuhnya Agar Suami Mudah Mencari

Reyoet, Jakarta: Pria memiliki keinginan yang besar memuaskan pasangan di tempat tidur agar diakui kejantanannya. Ego ini membuat pria sering penasaran dengan gaya-gaya bercinta yang aneh-aneh. Padahal, keinginan wanita hanya sederhana ingin diterima dan dianggap seksi.

Jika sang suami tak juga memahami keinginan sang istri, ada kemungkinan sang istri kurang menikmati hubungan seksual dengan suami. Suami tentu akan menangkap keengganan istri ini sebagai sinyal kurang perkasa.



Pada kasus yang lebih ekstrem, bisa jadi sang istri akan menolak ketika diajak bercinta. Dan kebanyakan pria akan merasa frustasi jika ditolak istrinya.

“Laki-laki juga punya kebutuhan diinginkan oleh pasangan. Jika sudah menikah, setiap pasangan punya tanggung jawab untuk terangsang dengan pasangannya. Istri harus menerapkan prinsip customer service kepada suami dan sebaliknya. Bukankah customer-nya sang istri itu suami?” kata Zoya Amirin, M.Psi, psikolog seksual dalam acara Blogger Bicara Seks yang diselenggarakan BlogDetik di Gedung Aldevco Octagon, seperti ditulis Selasa (24/12/2013).

Untuk memudahkan wanita merasa bergairah, wanita harus memahami terlebih dahulu zona-zona erotis di tubuhnya. Dengan mengetahui titik-titik sensitif ini, wanita bisa memberitahu suami mana saja tempat-tempat yang tepat sebelum mulai bercinta.

“Bagaimana mungkin bisa membuat suami hebat di tempat tidur jika istri sendiri tidak tahu hal apa yang membuat dirinya bergairah,” kata Zoya.

Mengatasi masalah kesenjangan di tempat tidur ini memang menjadi sulit jika kedua pasangan tidak saling terbuka. Kedua pasangan harus saling mengeksplor daerah sensitif masing-masing dan gaya bercinta yang paling menyenangkan buat keduanya.

Mencari solusi lewat obat akan menjadi percuma jika kedua pihak tidak berupaya saling membahagiakan pasangannya.

“Obat-obat kuat semacam viagra hanya berfungsi jika memiliki gangguan fisik. Artinya baru berfungsi jika pikiran menginginkan seks, namun fisiknya tidak merespon. Jika pikirannya sendiri tidak menginginkan seks, meminum viagra justru percuma,” kata Zoya.

Zoya juga menambahkan, banyak pria yang memuja-muja ukuran penis yang besar dan berambisi memperbesar organ vital. Penis yang besar dianggap lambang kejantanan. Padahal sebenarnya tidak ada prosedur medis apapun yang dapat memperbesar penis. Agar memuaskan istri, solusinya hanya sederhana, yaitu saling terbuka dan bersama-sama mencari kebahagiaan perkawinan.

Followers