Saturday, June 28, 2014

Gaya Hidup Saat Muda Pengaruhi Usia Menopause

Reyoet, Jakarta: Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Namun hal ini tak berlaku bagi kondisi kesehatan. Jika asyik bersenang-senang dengan gaya hidup yang tak sehat di masa muda, maka akibat terburuknya akan terjadi di masa tua.

Khusus bagi wanita, gaya hidup di masa muda bisa mempengaruhi usia dimana wanita mulai mengalami menopause.



Faktor yang membuat perbedaan terbesar dalam usia menopause adalah merokok. Wanita yang merokok akan mengalami menopause lebih cepat dua tahun daripada wanita yang tidak merokok, kata Dr. Danielle Morris yang memimpin penelitian ini di Institute of Cancer Research di Inggris.

Namun berat badan tampaknya memiliki efek berlawanan dengan usia menopause. Wanita yang bertambah 30 pon selama berusia 20an dan 30an tahun saat studi ini berlangsung akan mengalami menopause setahun lebih lambat daripada wanita yang berat badannya tidak bertambah atau normal selama masa itu.

Ternyata, wanita yang mengalami menopause lebih lambat diketahui terbiasa minum air lebih dari rata-rata dua gelas sehari saat berusia 25-49 tahun, rutin melakukan olahraga berat pada usia 30-49 tahun atau menjadi vegetarian, meskipun setiap faktor ini hanya mempengaruhi usia menopause kurang dari setahun.

Studi yang dipublikasikan di American Journal of Epidemiology ini "menunjukkan pentingnya faktor gaya hidup dalam menentukan usia dimana wanita mengalami menopause" dan menunjukkan bahwa beberapa faktor seperti olahraga dan konsumsi alkohol masih bisa dimodifikasi, ujar Morris.

Penemuan ini pun dirasa penting karena usia menopause adalah faktor risiko bagi beberapa penyakit kronis. Misalnya, usia menopause yang lebih tua dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Namun peneliti tidak benar-benar yakin mengapa usia menopause dapat dikaitkan dengan indeks massa tubuh seseorang namun hal ini bisa saja terjadi jika mekanisme hormon terlibat, terang Morris.

"Salah satu contohnya adalah jaringan berlemak yang mempengaruhi kadar hormon seks seperti estrogen," ujarnya seperti dilansir dari LiveScience, Sabtu (28/6/2014).

Tak cukup sampai disini, peneliti pun berharap menemukan bagaimana faktor gaya hidup lainnya juga bisa mempengaruhi usia menopause, termasuk apakah perubahan faktor risiko juga berpengaruh terhadap perubahan usia menopause.

Followers