Reyoet, London: Merasa jengkel ketika melihat
teman selalu memotret makanan yang ada di hadapannya, lalu diunggah ke
Instagram, Path, dan Twitter? Ada baiknya, Anda jangan kesal dulu.
Kenapa? Berikut alasannya.
Sebuah studi dari Bringham Young University di Utah, Amerika Serikat
menemukan fakta bahwa foto-foto yang selalu dibagi ke jejaring sosial
dapat membantu serta menginspirasi orang lain menurunkan berat badannya
bila sudah berlebihan. Menurut para peneliti, terlalu banyak melihat
gambar yang tersebar di berbagai jejaring sosial, dapat membuat orang
yang melihatnya merasa mudah kenyang, dan akan menunda makannya.
Ini
karena, melihat foto-foto yang tersaji di piring, dapat membuat orang
merasa bosan dengan makanan yang ada di hadapannya, bahkan setelah ia
menggigit makanan tertentu.
Sama halnya jika seseorang secara
terus menerus melihat foto burger dan kue di Istagram, atau situs
lainnya. Sewaktu ia hendak makan burger yang dibelinya, maka rasa nikmat
dan gairah lapar untuk menikmati burger berkurang.
"Ini yang
dinamakan kebosanan secara sensorik. Anda tidak ingin lagi mencicipi
makanan yang ada di hadapan Anda," kata Profesor di Bringham Young
University, Ryan Elder, dikutip Daily Mail, Minggu (6/10/2013)
Untuk mengungkapkan fenomena ini, ia bersama Jeff Larson meminta 232 orang responden untuk melihat dan menilai gambar makanan.
Setengah
peserta diminta melihat 60 jenis gambar makanan manis seperti kue dan
cokelat. Sisanya melihat gambar makanan berasa gurih dan asin seperti
kentang goreng, dan kudapan lainnya dalam jumlah yang sama.
Hasilnya,
responden yang diminta untuk melihat makanan manis, diberi makanan
manis dan asin, ia akan lebih menikmati menyantap makanan asin.
Sebaliknya, responden yang melihat makanan asin, akan lebih lahap dalam
menyantap makanan manis.

No comments:
Post a Comment
KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI HARAPKAN UNTUK PENGEMBANGAN BLOG INI, TERIMA KASIH