Friday, January 10, 2014

Wanita Sudah Cukur Rambut Kemaluan Sejak 3.000 SM

Reyoet, New York: Banyak wanita modern memilih mencukur rambut kemaluannya dan melakukan brazilian wax. Ternyata, kebiasaan itu sudah berlangsung sejak 4.000-3.000 SM. Wanita saat itu mencukur rambut kemaluan untuk menjaga kebersihan dan bebas dari kutu.

Dalam budaya lain dan agama, sering melihat menganggap rambut kemaluan itu kotor dan sulit diatur sehingga mesti dicukur sebagai bagaian penting dari kebersihan.

Kini, pada zaman modern, budaya mencukur rambut kemaluan, terutama pada wanita lebih dari sekadar estetika. Apalagi industri porno mulai menampilkan vulva telanjang sehingga memilih membotakinya dengan brazilian wax.

Seperti dikutip YourTango, Jumat (10/1/2014), sebuah survei terbaru menemukan bahwa 51 persen wanita membiarkan hal liar dengan membiarkannya `gondrong`. Selain itu, 62 persen wanita mengklaim pasangannya senang dengan yang bersemak.

Salah satu selebriti juga memuji kealamian rambut kemaluan seperti Cameron Diaz. Dalam bukunya The Body Book, Diaz menjelaskan ia menganggap menghilangkan rambut kemaluan dengan laser benar-benar ide yang gila.

Beberapa wanita mengatakan tentang cukur rambut kemaluan.
"Saya benar-benar botak, dengan wax. Belum pernah seorang pria memberitahu saya ia lebih memilih yang mana. Saya hanya merasa lebih bersih," kata Sarah (32).

Berbeda dengan Becky (29) yang memilih hanya merapikannya, tak senang jika botak. "Saya mencukur sepanjang garis bikini dan lebih tipis jika diperlukan, frekuensinya bervariasi," kata Becky.

Sementara Jamie (28) lebih memilih membiarkannya. "Saya tak melakukan apapun. Pasangan saya menyukainya karena ia dari tahun 70an," katanya.

Followers